Pramono: Kalau LRT Kelapa Gading Berhenti di Velodrome, Sampai Kapan Pun Enggak Pernah Bakal Untung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 13:38
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan bahwa perpanjangan rute LRT Jakarta dari Kelapa Gading hingga Manggarai menjadi langkah untuk meningkatkan jumlah penumpang sekaligus mendorong kemandirian transportasi publik di Jakarta.

Pramono menilai, jika rute LRT Kelapa Gading hanya berakhir di Velodrome, layanan tersebut akan sulit mencapai tingkat penumpang yang memadai untuk menjadi transportasi publik yang mandiri secara finansial.

"Kalau LRT dari Kelapa Gading hanya berhenti sampai Velodrome, sampai kapan pun LRT itu enggak pernah akan untung, enggak pernah akan mandiri. Karena penumpangnya maksimum kemarin per hari hanya 4.000," kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis, 20 Agustus 2026.

Penumpang LRT Ditargetkan Naik hingga 80.000 Orang per Hari

Halte LRT Manggarai <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Halte LRT Manggarai (NTVNews.id/Adiansyah)

Menurut Pramono, perpanjangan jalur LRT dari Velodrome menuju Manggarai diyakini dapat meningkatkan jumlah penumpang secara signifikan.

Ia memperkirakan jumlah pengguna LRT nantinya dapat mencapai sekitar 60.000 hingga 80.000 penumpang per hari. Lonjakan tersebut dinilai akan memperkuat posisi LRT sebagai salah satu tulang punggung transportasi umum di Ibu Kota.

"Nanti begitu diperpanjang dari Velodrome sampai Manggarai, akan meningkat kurang lebih sampai dengan 60.000-80.000. Jadi ada peningkatan yang luar biasa," ungkapnya.

Pramono menilai keberadaan jalur yang terhubung dengan kawasan strategis seperti Manggarai akan membuat sistem transportasi publik Jakarta semakin terintegrasi.

Tak berhenti di Manggarai, Pemprov DKI Jakarta juga berencana melanjutkan pengembangan jaringan LRT hingga Dukuh Atas.

Pramono menyebut investasi untuk pembangunan hingga Dukuh Atas diperkirakan mencapai Rp2,1 triliun. Ia optimistis proyek tersebut dapat rampung pada akhir 2028.

"Kenapa saya yakin? Karena tidak ada pembebasan lahan," ungkapnya.

TERKINI

PM Kanada Akui Siapkan Negara Hadapi Risiko Invasi AS

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:30 WIB

Pemilu Brasil Dimulai, Lula dan Flavio Bolsonaro Bersaing Ketat

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 07:15 WIB

Wajah Kota Global Itu Ada di Dalam Gerbong MRT

Nasional Senin, 5 Okt 2026 | 06:55 WIB

Rusia Minta Diplomat Asing Tinggalkan Ibu Kota Ukraina

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:50 WIB

Korut Uji Rudal Jarak Menengah Berteknologi AI

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:35 WIB

PM Jepang Marah ke AS Usai Marinir Diduga Bunuh Perempuan

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:10 WIB

Kebakaran Di Machu Picchu Tewaskan Satu Orang

Luar Negeri Senin, 5 Okt 2026 | 06:08 WIB
Load More
x|close