Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca di Jakarta: Nggak Ada Awan, Nggak Bisa Turun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Agu 2026, 12:27
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa upaya modifikasi cuaca di Jakarta belum dapat dilakukan secara maksimal. Kendala utamanya adalah kondisi atmosfer yang belum mendukung, terutama karena tidak terdapat awan yang dapat menjadi sasaran intervensi.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah beberapa kali menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi memungkinkan.

"Hal yang berkaitan dengan OMC atau intervensi cuaca, karena sampai dengan hari ini, terus terang awannya itu nggak ada," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.

OMC Jakarta Terkendala Kondisi Awan

Menurut orang nomor satu di DKI tersebut, modifikasi cuaca tidak dapat dilakukan secara sembarangan. Teknologi tersebut membutuhkan kondisi atmosfer tertentu, termasuk keberadaan awan yang memungkinkan proses intervensi dilakukan.

"Berkali-kali saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk segera melakukan modifikasi cuaca tapi karena nggak ada awan, nggak bisa turun," ungkapnya.

Baca Juga: Pramono: Jakarta Siap Lakukan Modifikasi Cuaca, Termasuk Memicu Hujan Jika Dibutuhkan

Dengan demikian, Pemprov DKI Jakarta masih harus menunggu kondisi cuaca yang sesuai agar modifikasi cuaca dapat dilaksanakan secara efektif.

Di tengah keterbatasan pelaksanaan OMC, Pemprov DKI Jakarta tetap berupaya mengambil langkah lain untuk mengurangi dampak kondisi cuaca yang terjadi.

Pramono mencontohkan langkah yang dilakukan petugas pemadam kebakaran (Damkar) beberapa hari sebelumnya. Petugas menggunakan peralatan untuk menebarkan air sebagai salah satu upaya mengurangi kondisi yang dirasakan di lapangan.

Baca Juga: Hujan Guyur Jakarta, Pramono: Kalau Gak Dilakukan Modifikasi Cuaca Hujan Bisa Lebih Tinggi

"Seperti yang beberapa hari yang lalu dilakukan oleh Damkar dan sebagainya, mereka menggunakan alat-alatnya untuk menebar air untuk mengurangi ini," ujarnya.

Ia pun menegaskan bahwa kondisi cuaca merupakan faktor alam yang tidak sepenuhnya dapat dikendalikan. Meski demikian, pemerintah DKI akan terus berupaya melakukan langkah mitigasi sesuai dengan kondisi ilmiah yang tersedia.

"Walaupun saudara-saudara sekalian, sekali lagi tentunya ini adalah keadaan given. Dan pemerintah DKI Jakarta tetap berusaha untuk bisa modifikasi cuaca. Tetapi sekali lagi, bisa modifikasi cuaca itu dalam kondisi ilmiahnya selama ada awannya pasti akan segera kami lakukan," tutup Pramono.

HIGHLIGHT

x|close