NTVNews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan salah satu persoalan yang terus menjadi perhatiannya dalam memimpin Ibu Kota, yakni ketimpangan ekonomi yang tercermin melalui Gini Ratio.
Orang nomor satu di DKI tersebut mengatakan, tingginya kesenjangan antara kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi dan masyarakat kurang mampu menjadi salah satu hal yang selalu ada dalam pikirannya.
"Tetapi yang membuat saya selalu apa ya, ada kekhawatiran dan selalu menjadi pikiran saya adalah apa yang disebut dengan Gini Ratio, yaitu perbandingan antara orang kaya dan orang tidak mampu Jakarta juga paling tinggi," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, 19 Agustus 2026.
Pramono menyebut angka Gini Ratio Jakarta saat ini berada di level 0,432. Menurutnya, tingginya angka tersebut tidak terlepas dari karakteristik Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional.
Ia menjelaskan, banyak masyarakat dengan kekayaan besar tinggal dan melakukan aktivitas ekonomi di Jakarta. Di sisi lain, kelompok masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu juga menghadapi persoalan yang sama di Ibu Kota.
"Yang pertama enggak ada orang kaya di Republik ini yang enggak tinggal di Jakarta, pasti pajaknya ada di Jakarta bayarnya, tabungannya ada di Jakarta. Tetapi ada kelompok yang tidak mampu tadi juga ada di Jakarta," terangnya.
Menurut Pramono, persoalan kesenjangan ekonomi menjadi bagian penting dalam arah kebijakan pemerintahannya. Ia ingin masyarakat Jakarta, termasuk kelompok ekonomi terbawah, tetap mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup.
Ekonomi Jakarta Tumbuh
Ilustrasi Pekerja (ANTARA/Hafidz Mubarak)
Di tengah persoalan ketimpangan, Pramono menyebut kondisi perekonomian Jakarta tetap menunjukkan kinerja positif. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi Jakarta saat ini mencapai 5,52 persen atau berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional.
Jakarta juga memiliki peran besar terhadap perekonomian Indonesia. Pramono menyebut kontribusi Jakarta terhadap GDP nasional mencapai 13,32 persen, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia.
Selain pertumbuhan ekonomi, Pramono juga menyoroti capaian Indeks Pembangunan Manusia Jakarta yang menurutnya berada di posisi teratas dibandingkan daerah lain.
Ia mengatakan pencapaian taersebut mencerminkan sejumlah aspek pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah, mulai dari pendidikan, kesehatan, kebahagiaan, toleransi hingga kemajuan masyarakat.
"Jadi artinya dalam hal berkaitan dengan pendidikan, kesehatan, kebahagiaan, toleransi, kemajuan, dan sebagainya, Jakarta nomor satu," tegas Pramono.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)