Istana Pastikan Penanganan Gempa NTT Jadi Perhatian Utama

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Agu 2026, 14:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan pemerintah memberikan perhatian serius terhadap penanganan dampak gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prasetyo mengatakan koordinasi dengan berbagai pihak telah dilakukan secara intensif sejak Sabtu pagi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh unsur terkait siap menghadapi situasi pada tahap awal bencana.

Koordinasi melibatkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Kepala Basarnas, BMKG, BNPB, serta Gubernur NTT Emmanuel Melkiades Laka Lena.

"Saya sudah koordinasi dengan Menko PMK, Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur di masa-masa awal kejadian ini," kata Prasetyo Hadi di Halaman Istana Merdeka, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Baca Juga: Korban Jiwa Gempa NTT M 7 jadi 5 Orang

Menurut Prasetyo, koordinasi tersebut bertujuan memastikan pemerintah pusat dan daerah dapat segera mengambil langkah yang diperlukan, memantau perkembangan kondisi di lapangan, serta menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa.

Selain memastikan kesiapan berbagai instansi, Prasetyo juga mengajak masyarakat Indonesia memberikan dukungan kepada warga NTT yang sedang menghadapi dampak bencana.

"Mari kita kirimkan doa untuk saudara-saudara kita di NTT yang tadi pagi mengalami gempa sangat kuat," pungkasnya.

Sebagai informasi, Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 04.58 WIB. Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, mengatakan bahwa sumber gempa berkaitan dengan aktivitas sesar aktif yang berada di bagian utara Pulau Flores.

TERKINI

Load More

HIGHLIGHT

x|close