Indonesia Kecam Serangan MV Tihamah di Bab Al-Mandeb yang Berdampak pada 3 ABK WNI

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Agu 2026, 18:40
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Logo Kemlu Logo Kemlu (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Indonesia mengecam serangan terhadap kapal dagang MV Tihamah di Selat Bab Al-Mandeb, Yaman, yang berdampak pada sejumlah anak buah kapal (ABK), termasuk warga negara Indonesia (WNI).

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Yvonne Mewengkang mengatakan kecaman itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono saat berbicara melalui telepon dengan Menlu Yaman Afrah Abdulaziz Al-Zouba pada Rabu, 12 Agustus 2026.

“Tentunya dalam kesempatan tersebut, Menlu RI mengecam keras serangan ini dan menekankan perlunya langkah untuk mencegah eskalasi lanjutan,” kata Yvonne dalam taklimat media di Jakarta, Kamis.

Dalam komunikasi tersebut, Sugiono juga mengapresiasi bantuan dan asistensi yang diberikan pemerintah Yaman kepada ABK WNI yang terdampak. Apresiasi tersebut khususnya terkait pemberian akses konsuler bagi para ABK.

Sugiono turut menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus menjalin kerja sama dengan pemerintah Yaman dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan serta mencegah meluasnya konflik di wilayah tersebut.

Sementara itu, Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI Heni Hamidah menyampaikan perkembangan terbaru mengenai tiga ABK WNI yang berada di kapal MV Tihamah. Dua WNI dipastikan selamat, sedangkan satu lainnya masih belum ditemukan.

“Untuk satu ABK lainnya masih belum ditemukan, dan upaya pencarian dan penyisiran di wilayah laut masih terus dilakukan secara intensif oleh pihak-pihak terkait,” kata Heni.

Baca Juga: Kemlu Konfirmasi 3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Bab Al-Mandeb

Menurut Heni, informasi terbaru mengenai ABK yang hilang tersebut diterima pemerintah Indonesia pada Kamis pagi melalui nota diplomatik atau note verbale dari Kemlu Yaman.

MV Tihamah diketahui membawa 11 ABK, yang terdiri atas delapan warga negara Pakistan dan tiga WNI. Salah satu WNI yang selamat mengalami luka ringan akibat serpihan sehingga tidak membutuhkan perawatan. Sementara seorang WNI lainnya mengalami luka dan telah memperoleh perawatan di rumah sakit.

Pasca-insiden, KBRI Muscat terus melakukan berbagai upaya untuk memastikan perlindungan terhadap para ABK WNI. KBRI juga mempersiapkan fasilitasi pemulangan ke Tanah Air apabila situasi memungkinkan.

Baca Juga: Tujuh ABK WNI di MV Star Janet Alami Kendala di China, Kemlu Lakukan Pemantauan

Menurut laporan Anadolu yang mengutip Al-Jumhuriya TV, stasiun televisi yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman, serangan yang diduga dilakukan kelompok Houthi tersebut turut menewaskan dua warga negara Pakistan berdasarkan laporan awal.

Selat Bab Al-Mandeb merupakan jalur strategis yang menjadi pintu masuk menuju Laut Merah dan berada di sebelah barat Semenanjung Arab.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close