Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Tetap Tenang Usai Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 15:55
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Sejumlah personel kepolisian berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 13 Juli 2026. Sejumlah personel kepolisian berjaga di lokasi terkait dugaan teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Senin, 13 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, JakartaPolda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar tidak panik menyusul adanya dugaan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Senin, 13 Juli 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan kondisi di lokasi telah berada dalam pengendalian aparat dan seluruh langkah pengamanan telah dijalankan secara optimal.

"Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan memberikan ruang kepada petugas untuk melakukan pemeriksaan serta penyelidikan secara menyeluruh," kata Budi di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Ia meminta masyarakat menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Budi juga mengingatkan warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak memicu keresahan.

Baca JugaPolisi Usut Dugaan Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Saat MPLS

Untuk menjamin keselamatan warga sekolah, polisi telah mengevakuasi seluruh siswa dan guru dari lingkungan sekolah.

"Tim Gegana bersama Densus 88 Antiteror Polri juga telah diturunkan untuk melakukan penyisiran secara menyeluruh di area tersebut," kata Budi.

Ancaman tersebut bermula dari pesan pribadi yang diterima salah seorang guru dan petugas tata usaha ketika seluruh warga sekolah sedang mengikuti upacara bendera pada hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

Saat ini, lokasi kejadian masih dalam penanganan aparat. Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca JugaPuluhan Siswa Sekolah Rakyat Handayani Senang Ikuti MPLS Hari Pertama

Penyidik kini memfokuskan penyelidikan untuk melacak sumber pesan ancaman, mengidentifikasi pengirim, serta mengungkap motif di balik dugaan teror yang menyasar sekolah dasar tersebut.

Sebelumnya, kepolisian menerima laporan dugaan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi sekitar pukul 07.30 WIB, saat para siswa dan guru tengah mengikuti upacara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan proses penyisiran masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

"Ini sudah dicek Gegana dan Densus 88 tapi masih disisir," kata Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi kepada wartawan di Jakarta, Senin, 13 Juli 2026.

Nurma menambahkan laporan diterima pada pukul 07.30 WIB ketika kegiatan upacara hari pertama MPLS sedang berlangsung.

(Sumber: Antara)

x|close