D-8 Halal Expo Indonesia Catat Komitmen Transaksi Rp242,6 miliar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jul 2026, 11:15
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Suasana pameran industri halal dalam acara D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026. Suasana pameran industri halal dalam acara D-8 Halal Expo Indonesia (HEI) 2026 di Stadion Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - D-8 Halal Expo Indonesia (D-8 HEI) 2026 resmi berakhir pada Minggu, 12 Juli 2026 dengan mencatat komitmen transaksi senilai sekitar 13,4 juta dolar AS atau setara Rp242,6 miliar. Capaian tersebut semakin mengukuhkan peran Indonesia sebagai salah satu motor penggerak perdagangan ekonomi halal di tingkat global.

Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan pada Minggu, 12 Juli 2026 malam bahwa penyelenggaraan perdana D-8 HEI yang berlangsung pada 8 hingga 12 Juli 2026 menghadirkan 80 stan dari 80 perusahaan yang berasal dari negara-negara anggota D-8 serta sejumlah negara lain, termasuk Palestina dan Sri Lanka.

Pameran itu juga berhasil menarik pembeli dari berbagai negara di luar keanggotaan D-8, di antaranya Amerika Serikat, Rusia, dan Singapura.

Sepanjang pelaksanaannya, lebih dari 5.000 pengunjung dari dalam maupun luar negeri menghadiri D-8 HEI. Selain menjadi ajang pameran, kegiatan tersebut juga memfasilitasi 29 sesi business matching yang mempertemukan eksportir, produsen, dan calon mitra dagang.

Baca JugaInfografik: Kekuatan Ekonomi Negara D-8 Capai 5,75 Triliun Dolar AS

Dari rangkaian pertemuan bisnis tersebut, sejumlah pelaku usaha Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) dan surat pernyataan niat (LoI) dengan perusahaan dari negara-negara anggota D-8.

Nilai dari berbagai kesepakatan yang terjalin diperkirakan mencapai sekitar 13,4 juta dolar AS atau sekitar Rp242,6 miliar. Kesepakatan tersebut mencakup perdagangan rempah-rempah serta bahan baku untuk industri halal.

Keberhasilan penyelenggaraan D-8 HEI pertama ini dinilai semakin mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penggerak perdagangan ekonomi halal dunia. Penguatan sektor tersebut juga menjadi salah satu fokus utama dalam Keketuaan Indonesia di D-8.

Melalui penyelenggaraan pameran ini, diharapkan rantai nilai halal di kawasan maupun secara global semakin berkembang. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan perdagangan produk dan bahan baku halal ke negara-negara anggota D-8 maupun mitra lainnya, sekaligus mempererat kerja sama perdagangan di antara sesama anggota organisasi.

Baca JugaInfografik: Mengenal D-8 dan Peran Baru Indonesia dalam Peta Ekonomi Global

Tidak hanya menghasilkan komitmen bisnis, D-8 HEI juga menjadi sarana memperluas jaringan pelaku industri halal, meningkatkan kapasitas usaha, mendorong pertukaran pengalaman dan teknologi, serta mempertemukan para inovator dengan investor.

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa seluruh minat investasi dan berbagai kesepahaman kerja sama yang lahir selama penyelenggaraan D-8 HEI akan terus ditindaklanjuti agar memberikan manfaat jangka panjang yang berkelanjutan.

D-8 Halal Expo Indonesia merupakan bagian dari rangkaian Keketuaan Indonesia di organisasi D-8 untuk periode 2026 hingga 2027. Kegiatan tersebut digelar pada 8 sampai 12 Juli 2026 di Stadion Tenis Indoor, Senayan, Jakarta.

Mengusung tema "Strengthening D-8 Halal Economy Through International Collaboration", pameran ini menjadi wadah bagi pelaku usaha, industri, investor, dan pembuat kebijakan untuk memperkuat rantai pasok halal di lingkungan D-8 sekaligus memperluas akses menuju pasar global.

(Sumber: Antara)

 
x|close