Ntvnews.id, Jakarta - Warta Ekonomi kembali menggelar Indonesia Best Bank Award 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-11. Mengusung tema "Empowering Banking Leadership in Building Integrated Economic Ecosystems", ajang ini memberikan penghargaan kepada 30 perusahaan perbankan yang dinilai berhasil mencatatkan kinerja unggul sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ekosistem ekonomi nasional.
Penghargaan ini diselenggarakan di tengah industri perbankan yang tetap menunjukkan kinerja positif meski dibayangi ketidakpastian ekonomi global.
Berdasarkan data Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit perbankan pada Mei 2026 mencapai 11,51% secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan April 2026 yang sebesar 9,98% yoy.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kredit investasi yang tumbuh 21,95% yoy, kredit modal kerja 8,09% yoy, serta kredit konsumsi 5,89% yoy.
Sementara itu, penyaluran kredit kepada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) meningkat 0,6% yoy menjadi Rp1.509,5 triliun.
Baca Juga: Idrus Marham Dorong Muktamar NU ke-35 Lahirkan Pengurus Visioner, Jangan Sampai Pengurus Mau Diurus
CEO sekaligus Pemimpin Redaksi Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan, mengatakan bahwa proses penilaian Indonesia Best Bank Award 2026 dilakukan melalui kajian komprehensif terhadap berbagai indikator, mulai dari pertumbuhan laba, aset, permodalan, profitabilitas, hingga transformasi digital.
Hasil kajian menunjukkan 45 dari 92 bank berhasil mencatatkan pertumbuhan laba di atas 10%, jauh melampaui pertumbuhan agregat industri perbankan yang hanya mencapai 2,74%.
"Sebanyak 45 dari 92 bank yang kami teliti mencatat pertumbuhan laba di atas 10%. Sementara agregat industri hanya tumbuh 2,74%. Artinya, hampir separuh bank yang kami teliti mampu tumbuh secara luar biasa," ujar Ihsan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Rabu, 30 Juni 2026.
Selain laba, pertumbuhan aset juga menjadi indikator utama. Sebanyak 61 dari 92 bank atau sekitar 66% berhasil mencatatkan pertumbuhan aset di atas ambang sehat 5%. Dari sisi permodalan, seluruh bank yang masuk dalam penilaian memiliki Capital Adequacy Ratio (CAR) di atas ketentuan minimum regulator.
Warta Ekonomi kembali menggelar Indonesia Best Bank Award 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-11 (Istimewa)
Sementara itu, dari aspek profitabilitas, 46 dari 99 bank membukukan Return on Assets (ROA) di atas rata-rata kelompok bank berdasarkan kategori modal inti (KBMI). Meski demikian, sekitar 12% bank masih memiliki ROA di bawah 0,5%, sehingga dinilai perlu meningkatkan efisiensi pengelolaan aset.
Pada indikator margin bunga, sebanyak 51 dari 92 bank juga berhasil mencatatkan margin di atas rata-rata kelompoknya, menunjukkan kemampuan menjaga kualitas pendapatan di tengah dinamika industri.
Transformasi Digital Jadi Penentu Daya Saing
Selain kinerja keuangan, transformasi digital menjadi salah satu aspek utama dalam penilaian Indonesia Best Bank Award 2026.
Hasil kajian menunjukkan 95,65% bank telah menjalankan transformasi digital, sementara 89% di antaranya telah menghadirkan berbagai inovasi layanan digital.
Dari sisi tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR), seluruh bank yang dinilai telah memenuhi standar kepatuhan. Adapun dari aspek eksposur media, mayoritas pemberitaan industri perbankan didominasi sentimen netral dengan sebagian lainnya bernada positif.
Perbankan Didorong Menjadi Penggerak Ekosistem Ekonomi
Ketua Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) periode 2020–2025, Sunarso, menilai peran industri perbankan telah berkembang, dari sekadar lembaga intermediasi menjadi motor penggerak ekosistem ekonomi digital yang terintegrasi.
Menurutnya, perbankan memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan produktif, penguatan sektor UMKM, serta peningkatan inklusi keuangan. Namun, pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan penerapan manajemen risiko yang kuat.
"Kalau bicara pertumbuhan saja tetapi tidak dibarengi dengan risk management dan risk awareness, maka pertumbuhan tersebut tidak akan berkelanjutan," ujar Sunarso.
Ia menilai kondisi industri perbankan Indonesia saat ini jauh lebih kuat dibandingkan saat krisis moneter 1998. Hal tersebut tercermin dari sejumlah indikator ketahanan, seperti CAR sebesar 23,97%, Non-Performing Loan (NPL) 2,17%, serta Liquidity Coverage Ratio (LCR) sebesar 192%.
"Artinya, kondisi industri perbankan kita saat ini sangat baik, solid, dan memiliki tingkat resiliensi yang jauh lebih kuat dibandingkan tahun 1998," katanya.
Meski demikian, Sunarso mengingatkan adanya potensi risiko yang perlu diantisipasi, salah satunya rasio Loan at Risk (LAR) yang mencapai 8,82%. Rasio tersebut menunjukkan masih adanya potensi penurunan kualitas kredit apabila tekanan ekonomi meningkat.
Selain risiko ekonomi, tantangan industri perbankan juga berasal dari perkembangan teknologi, perubahan perilaku nasabah, serta semakin seringnya terjadi krisis global.
"Kesadaran dalam memahami strategi menghadapi krisis menjadi sangat penting, terutama yang dipicu oleh disrupsi teknologi, perubahan preferensi nasabah, serta meningkatnya frekuensi dan intensitas krisis global yang dapat mengancam industri perbankan," ujar Sunarso.
Daftar Penerima Indonesia Best Bank Award 2026
Sebanyak 30 perusahaan perbankan menerima penghargaan pada ajang Indonesia Best Bank Award 2026 dengan kategori sebagai berikut:
1. Citi Indonesia (Bank Asing) – Indonesia Best Bank 2026 for Providing Comprehensive Banking Solutions to Create Impressive Performance.
2. PT Bank Capital Indonesia Tbk (KBMI 2 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Credit Segment Growth through Strategic Collaborations.
3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (KBMI 4 – BUMN) – Indonesia Best Bank 2026 for Providing Responsive and Relevant Banking Services through Digital Platform Development.
4. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (KBMI 4 – BUMN) – Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Profitability and Performance Fundamental through Holistic Transformation.
5. PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (KBMI 2 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Positive Performance Trend through Profit and Asset Growth.
6. Bank Jakarta (KBMI 2 – BPD) – Indonesia Best Bank 2026 for Building Public Trust through Business Transformation.
7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (KBMI 4 – BUMN) – Indonesia Best Bank 2026 for Maximizing Intermediary Functions through Productive Financing Disbursement and Digital Solution.
8. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (KBMI 3 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Transforming Islamic Banking through Customer-Centric Innovation.
9. PT Super Bank Indonesia (KBMI 2 – Bank Digital) – Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Customer Engagement and Services Relevance to Encourage Business Growth.
10. PT Bank Syariah Nasional (KBMI 2 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Sharia-Based Housing Loan Ecosystem.
11. PT Bank Maspion Indonesia Tbk (KBMI 2 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Implementing Business Strategy to Enhance Financial Performance.
12. PT Bank Pembangunan Daerah Bali (KBMI 1 – BPD) – Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Regional Economic Turnover Acceleration through Credit Disbursement and Digitalization.
13. PT Bank Mandiri Taspen (KBMI 2 – BUMN) – Indonesia Best Bank 2026 for Developing Integrated Financial Services Ecosystem through Synergy Strengthening.
14. PT Bank Victoria International Tbk (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Creating Positive Performance through Selective Credit Disbursement Strategy.
15. PT Bank OCBC NISP Tbk (KBMI 3 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Implementing Business Development Strategy through Portfolio Diversification.
16. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) (KBMI 4 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Customer Trust through Digital System Security.
17. PT Bank Multiarta Sentosa (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Credit Portfolio Performance to Encourage Business Growth Acceleration.
18. PT Bank CTBC Indonesia (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Expanding Services Network to Provide Financial Services Accessibility.
19. PT Bank Nationalnobu Tbk (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Financial Performance through Sustainable Transformation.
20. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (KBMI 1 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Encouraging Business Transformation through the Development of Digital and Sharia Ecosystem.
21. PT Bank Ganesha Tbk (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Creating Positive Performance through the Implementation of Long-term Growth Strategies.
22. PT Bank BCA Syariah (KBMI 1 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Providing Sustainable Digital Innovations to Improve Transaction Convenience.
23. PT Bank Aladin Syariah Tbk (KBMI 1 – Bank Digital) – Indonesia Best Bank 2026 for Strengthening Constructive Synergy to Provide Comprehensive Financial Solutions.
24. PT Bank Sahabat Sampoerna (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Providing Flexible and Inclusive Financial Services.
25. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (KBMI 3 – BUMN) – Indonesia Best Bank 2026 for Accelerating Transformation to Develop Holistic Services.
26. PT Bank Mega Syariah (KBMI 1 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Balancing Financing Growth and Cost of Fund Management to Create Profitability.
27. PT BPD Banten (Perseroda) Tbk (KBMI 1 – BPD) – Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Public and Stakeholders Trust through Qualified Banking Services.
28. PT BPD Sulawesi Tenggara (KBMI 1 – BPD) – Indonesia Best Bank 2026 for Presenting Healthy Fundamental through Inclusive Financial Access.
29. PT Bank Jabar Banten Syariah (KBMI 1 – Bank Syariah) – Indonesia Best Bank 2026 for Enhancing Business Segments Contribution to Support Sustainable Growth and Expansion.
30. PT Bank Ina Perdana Tbk (KBMI 1 – Swasta) – Indonesia Best Bank 2026 for Maintaining Sustainable Business Growth through Strengthening Corporate Banking Services.
Warta Ekonomi kembali menggelar Indonesia Best Bank Award 2026 yang memasuki penyelenggaraan ke-11 (Istimewa)