Topan Bavi Terjang Asia Timur, Longsor di Filipina Tewaskan 15 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jul 2026, 08:55
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Badai topan Ilustrasi - Badai topan (Antara)

Ntvnews.id, Manila - Sedikitnya 15 orang dilaporkan meninggal dunia akibat tanah longsor yang dipicu hujan deras di Filipina. Sementara itu, Taiwan mengevakuasi lebih dari 2.000 warga ketika Topan Bavi, yang disebut sebagai topan terbesar dalam beberapa dekade, semakin mendekati wilayah tersebut pada Jumat, 10 Juli 2026.

Dikutip dari AFP, Sabtu, 11 Juli 2026, otoritas Filipina menyatakan dua kejadian tanah longsor yang dipicu hujan lebat akibat Topan Bavi menewaskan sedikitnya 15 orang. Selain itu, enam orang lainnya masih dinyatakan hilang di Pulau Mindanao, Filipina selatan.

Topan Bavi diperkirakan akan menerjang wilayah utara dan timur Taiwan serta pulau-pulau terpencil di barat daya Jepang pada Jumat hingga Sabtu, sebelum bergerak menuju China yang sebelumnya juga dilanda badai mematikan pada pekan ini.

Menghadapi ancaman badai, warga di Kota Keelung, Taiwan, yang diperkirakan menjadi salah satu wilayah paling terdampak, mulai menimbun persediaan makanan. Mereka juga memasang lakban pada jendela rumah dan toko serta menempatkan karung pasir sebagai langkah antisipasi setelah pemerintah mengeluarkan peringatan dini.

"Mereka mengatakan ini akan sangat besar; tentu saja itu menakutkan, bukan?" ujar pemilik toko kelontong di Keelung, Chang Shih-huo, seperti dikutip AFP.

Baca Juga: Ditopang Ekspor Olahan Nikel hingga Sawit, Neraca Perdagangan Nonmigas RI Surplus USD 16,31 M hingga Mei 2026

"Kami telah menimbun beberapa mi instan, roti, dan barang-barang sejenisnya. Begitu angin dan hujan mulai meningkat, kami harus menutup toko," imbuhnya.

Badan Meteorologi Pusat (CWA) Taiwan memperkirakan wilayah Taipei, New Taipei, Keelung, dan Yilan akan mengalami dampak paling besar akibat topan tersebut. Sementara curah hujan paling tinggi diprediksi terjadi di kawasan pegunungan Taiwan bagian tengah dan utara.

"Dampak terbesar diperkirakan terjadi di Taipei, New Taipei, Keelung, dan Yilan, sementara curah hujan terberat diperkirakan terjadi di daerah pegunungan di Taiwan tengah dan utara," menurut Badan Meteorologi Pusat (CWA).

Topan Bavi memiliki radius angin kencang mencapai 380 kilometer, sehingga menjadi topan terbesar yang menghantam Taiwan dalam lebih dari 30 tahun.

Sebagai langkah antisipasi, banyak sekolah dan pusat kegiatan usaha di wilayah utara serta timur Taiwan ditutup pada Jumat. Selain itu, ratusan jadwal penerbangan juga dibatalkan akibat cuaca ekstrem yang diperkirakan terus memburuk.

TERKINI

Load More
x|close