Kebakaran Pabrik Sepatu Tewaskan 28 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Jul 2026, 08:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Ramses Manurung
Editor
Bagikan
Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) Ilustrasi kebakaran. (Ist/Net) (A) (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Kebakaran hebat melanda pabrik sepatu Huiteng Shoes di Kota Jinjiang, Provinsi Fujian, China, pada Kamis, 9 Juli 2026. Insiden tersebut menewaskan sedikitnya 28 orang dan memicu kemarahan Presiden China Xi Jinping.

Xi menilai tragedi tersebut telah menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap penyebab kebakaran.

"Penyebab kecelakaan harus diidentifikasi sesegera mungkin dan mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban secara tegas," kata Xi dalam laporan media China, yang dikutip dari AFP, Sabtu, 11 Juli 2026.

Sejauh ini, pemilik perusahaan bersama sejumlah pihak terkait telah diamankan oleh kepolisian. Otoritas juga membekukan rekening milik Huiteng Shoes sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Dalam kesempatan itu, Xi turut menyoroti serangkaian kecelakaan kerja yang terjadi di China sepanjang 2026.

"Semua wilayah dan departemen terkait harus mengambil pelajaran mendalam dari insiden-insiden ini," ujar Xi.

Dia lalu berujar, "Perusahaan harus menerapkan langkah-langkah keselamatan yang ketat dan efektif."

Baca Juga: VIDEO: Rumah Warga di Gambir Kebakaran, Sampai Ludes Terbakar

Berdasarkan kronologi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.04 waktu setempat. Api pertama kali muncul di lantai dasar gedung yang digunakan untuk menyimpan bahan baku pembuatan sepatu, termasuk material perekat yang mudah terbakar.

Media pemerintah China, CCTV, melaporkan saat kejadian terdapat ratusan pekerja serta dua orang pengantar barang di dalam pabrik. Sebagian besar berhasil dievakuasi, namun sejumlah pekerja dilaporkan terjebak di dalam bangunan.

Sekitar 500 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api sekaligus melakukan pencarian korban.

Kepala pemadam kebakaran Du Zhenzhou mengatakan proses evakuasi mengalami kendala karena akses menuju lantai atas tertutup tumpukan material sepatu yang menghalangi tangga dan jalur keluar. Ia juga menjelaskan bahwa bahan perekat serta material lain yang digunakan dalam proses produksi membuat api semakin cepat membesar.

Kota Jinjiang sendiri dikenal sebagai salah satu pusat industri sepatu terbesar di China sekaligus menjadi salah satu sentra manufaktur alas kaki olahraga di dunia.

x|close