Kata Pramono Soal 3 Pekerja Proyek Air Bersih Tewas di Jakarta Timur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 14:52
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id

, JakartaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung angkat bicara terkait insiden meninggalnya tiga pekerja proyek air bersih di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. Peristiwa tragis tersebut terjadi saat proses pengerjaan proyek pada Kamis, 9 Juli 2026.

Ia membenarkan adanya insiden yang merenggut tiga nyawa tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa para korban bukan merupakan pegawai internal PAM Jaya, melainkan pekerja dari perusahaan subkontraktor yang menangani proyek.

"Peristiwa tersebut terjadi bukan di PAM JAYA, melainkan di pihak subkontraktor yang sedang melaksanakan pekerjaan," kata Pramono saat dijumpai di Jakarta Timur, Jumat, Kamis, 10 Juli 2026.

Menurut dia, tiga korban terdiri atas satu warga negara asing (WNA) asal China dan dua warga negara Indonesia (WNI). Ketiganya mengalami kecelakaan saat menjalankan pekerjaan di lokasi proyek.

Baca Juga: Bocah 9 Tahun Diduga Jadi Korban Peluru Nyasar di Bekasi, Proyektil Bersarang di Dada

Meski insiden itu terjadi di bawah tanggung jawab subkontraktor, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan seluruh proses penanganan terhadap para korban telah dilakukan sesuai prosedur.

"Seluruh penanganan terhadap para korban telah dilakukan. Jadi, informasi tersebut benar adanya," ungkap Pramono.

Sebelumnya, tiga pekerja proyek pipa air bersih ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam gorong-gorong di Jalan Pintu 3 Keong Mas, Bambu Apus, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Berdasarkan laporan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, informasi kejadian diterima petugas pada Kamis pagi sekitar pukul 09.49 WIB.

Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid menjelaskan, insiden bermula ketika seorang pekerja masuk ke dalam gorong-gorong dan diduga kehilangan kesadaran.

Baca Juga: Kemlu Pastikan WNI Tewas Tenggelam di Danau Gaisalp Jerman, Jenazah akan Dipulangkan

"Pekerja masuk gorong-gorong, lalu setengah tangga pingsan. Temannya menolong untuk membantu, namun ikut pingsan juga. Lalu masuk 1 orang, pingsan lagi," katanya.

Menerima laporan tersebut, petugas dari Pos TMII segera menuju lokasi dengan mengerahkan dua unit kendaraan penyelamat dan 12 personel. Tim tiba sekitar enam menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan proses evakuasi.

Operasi penyelamatan berlangsung hampir dua jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai sekitar pukul 11.55 WIB. Sayangnya, ketiga pekerja tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing membenarkan salah satu korban merupakan warga negara China. Sementara dua korban lainnya merupakan pekerja lokal.

Berdasarkan laporan awal dari Gulkarmat, ketiga korban diduga mengalami keracunan gas di dalam gorong-gorong. Namun, hingga kini pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk memastikan jenis gas yang menjadi penyebab insiden tersebut.

x|close