Pramono Kebut Pembebasan Lahan di Cawang untuk Normalisasi Kali Ciliwung

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Jul 2026, 11:54
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat proses pembebasan lahan di kawasan Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, sebagai langkah untuk melanjutkan program normalisasi Kali Ciliwung. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam memperkuat pengendalian banjir di kawasan tersebut.

Saat meninjau progres pembebasan lahan di RW 03 Kelurahan Cawang, Jumat, 10 Juli 2026, Pramono mengungkapkan bahwa proses pengadaan lahan terus menunjukkan perkembangan positif.

Dari target 170 bidang tanah yang harus dibebaskan, sebanyak 62 bidang telah berhasil diselesaikan. Pemprov DKI menargetkan seluruh proses pembebasan lahan rampung sebelum akhir tahun 2026 agar pembangunan tanggul dan normalisasi sungai dapat segera dilanjutkan.

"Alhamdulillah, di RW 03 Kelurahan Cawang ini dari target 170 bidang, telah selesai 62 bidang. Namun, hingga akhir tahun ini kami menargetkan seluruh proses pembebasan dapat diselesaikan,” ucapnya.

Menurut dia, percepatan pembebasan lahan merupakan kunci utama agar program normalisasi Kali Ciliwung yang sempat terhenti dapat kembali berjalan optimal. Tambahnya, peningkatan kapasitas sungai akan membantu mengurangi potensi banjir yang selama ini kerap melanda sejumlah wilayah di Jakarta saat curah hujan tinggi.

"Program ini merupakan kelanjutan dari normalisasi yang sempat terhenti cukup lama. Mudah-mudahan upaya ini dapat memperbesar kapasitas aliran sungai sehingga ketika terjadi banjir, dampaknya tidak lagi seperti sebelumnya," ungkap politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pembebasan lahan di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur (10/7) <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pembebasan lahan di bantaran kali Ciliwung, Jakarta Timur (10/7) (Ntvnews.id/Adiansyah)

Saat ini, dari total rencana pembangunan tanggul sepanjang 33,69 kilometer, masih terdapat sekitar 16,55 kilometer yang membutuhkan proses pembebasan lahan.

Untuk mempercepat pelaksanaan proyek tersebut, Pemprov DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp300 miliar pada tahun 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pembebasan lahan sekaligus penanganan tiga sungai utama, yakni Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

Pramono kemudian memastikan dukungan anggaran akan kembali dilanjutkan pada tahun 2027 agar proyek pengendalian banjir dapat berjalan sesuai target.

"Program ini akan terus dilanjutkan dengan dukungan anggaran pada 2027 guna mempercepat pengendalian banjir di Jakarta. Apabila target tersebut tercapai, maka pada tahun 2027, bertepatan dengan HUT ke-500 Kota Jakarta, normalisasi salah satu sumbu utama Sungai Ciliwung di kawasan Cawang dapat terwujud," ungkapnya.

Sepanjang 2026, Pemprov DKI menargetkan pembebasan lahan sepanjang dua kilometer yang berada di wilayah Kelurahan Cawang, Rawajati, dan Pengadegan.

Program di Cawang juga akan dijadikan percontohan untuk proses pembebasan lahan di wilayah lain yang menjadi bagian dari proyek normalisasi Kali Ciliwung.

Empat kelurahan yang telah ditetapkan sebagai lokasi pengadaan tanah meliputi Cawang, Rawajati, Pengadegan, dan Cililitan. Sementara itu, sepuluh kelurahan lainnya masih berada dalam tahap penyusunan dokumen pengadaan tanah sebelum penetapan lokasi dilakukan.

Dalam hal tersebut, normalisasi sungai merupakan program jangka menengah dan panjang dalam mengatasi banjir di Jakarta.

Selain Kali Ciliwung, penataan sungai juga akan dilakukan di Kali Krukut dan Kali Cakung Lama sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.

x|close