Dasco Turun Tangan Atasi Kabar PHK Ribuan Pegawai Tokopedia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 6 Jul 2026, 15:59
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pihak TikTok dan Menaker Yassierli. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama pihak TikTok dan Menaker Yassierli. (NTVNews.id)

Ntvnews.id, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Sufmi Dasco Ahmad, turun tangan menanggapi kabar PHK ribuan pegawai Tokopedia. Dasco pun memanggil perwakilan TikTok dan Tokopedia beserta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, guna melakukan pertemuan di Gedung DPR, Jakarta, Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Dasco, pihaknya telah mengetahui hal-hal viral termasuk kabar PHK yang terjadi pada karyawan TikTok dan Tokopedia.

"Hari ini saya memfasilitas pertemuan kami mengundang perwakilan dari baik TikTok di China maupun TikTok di Indonesia yang mengakuisisi Tokopedia. Tadi sudah bersama-sama Bapak Menteri Tenaga Kerja kita melakukan dialog," ujar Dasco dalam konferensi pers usai pertemuan.

Sementara, Executive Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Stephanie Susilo membantah kabar adanya PHK di perusahaan mereka. Menurut dia, yang terjadi adalah penataan perusahaan dan internal mobility.

Walau begitu, beberapa karyawan memilih meninggalkan perusahaan dalam program tersebut. Mereka memilih bekerja di tempat lain atau disalurkan ke lingkungan grup bisnis TikTok dan Tokopedia.

"Yang pertama adalah tidak ada pemutus hubungan kerja di TikTok atau Tokopedia Group. Yang ada adalah penataan tenaga kerja yang sedang kami lakukan dan internal mobility di dalam TikTok atau Tokopedia Group," papar dia.

"Dalam program penataan ini memang ada yang sudah memilih untuk mengambil paket kompensasi, dan memilih untuk bekerja di tempat lain atau disalurkan di lingkungan grup bisnis TikTok Tokopedia," imbuhnya.

Stephanie menegaskan, pihaknya malah membuka rekrutmen untuk lebih dari 100 posisi di Indonesia.

Adapun Yassierli, menyatakan apresiasi terhadap penataan yang dilakukan Tokopedia atau TikTok. Sebab, hal itu membuat para pegawai bisa tetap bekerja dalam ekosistem TikTok dan Tokopedia Group.

"Karena kita tahu TikTok Group tentu memiliki beberapa lini usaha dan ini juga memberikan kesempatan kepada pekerja untuk kemudian bisa bekerja di lini usaha yang lain," tandas Yassierli.

x|close