Siswi Korban Pelecehan Malah Dikeluarkan dari Sekolah, Dedi Mulyadi Turun Tangan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jun 2026, 16:08
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat diwawancarai wartawan di Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu, 24 Juni 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat diwawancarai wartawan di Alun-alun Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu, 24 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Dugaan pelecehan seksual menimpa seorang siswi SMA kelas XII di Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Yang miris, korban malah dikeluarkan dari sekolah.

Karenanya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turun tangan. Dedi Mulyadi menegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan tinggal diam dan siap mengambil alih penanganan kasus ini secara langsung.

Sikap ini diambil Dedi Mulyadi, usai pihak keluarga korban melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada sejumlah instansi pemerintahan, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV.

"Pokoknya kita tangani deh. Seluruh masalah-masalah Jawa Barat akan ditangani oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ya, oke," ujar Dedi Mulyadi, Senin, 29 Juni 2026.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Hadirkan Rehab 3.0, Peserta Menunggak Kini Bisa Bayar Iuran Secara Bertahap

Upaya intervensi dari tingkat provinsi tersebut, diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban yang hak pendidikannya terenggut di tengah trauma akibat tindakan bejat oknum guru di sekolahnya.

Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar sebenarnya sudah melakukan langkah cepat untuk menindaklanjuti peristiwa itu.

x|close