Prasetyo Hadi Ditunjuk Pimpin Satgas Mitigasi PHK

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 26 Jun 2026, 14:04
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kiri) serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (keempat kiri) menyampaikan keterangan kepada pers terkait Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kedua kiri) serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (keempat kiri) menyampaikan keterangan kepada pers terkait Satuan Tugas Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi resmi dipercaya memimpin Satuan Tugas (Satgas) Mitigasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Penetapan tersebut diumumkan setelah Satgas Mitigasi PHK bersama sejumlah perwakilan pemerintah menggelar rapat koordinasi dengan pimpinan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 26 Juni 2026.

“Semua bersepakat memohon kami untuk menjadi ketua Satgas Mitigasi PHK oleh karena dianggap dapat menjembatani berbagai pihak dan berbagai stakeholder (pemangku kepentingan) terkait,” kata Prasetyo dalam konferensi pers.

Prasetyo menjelaskan Satgas Mitigasi PHK yang proses pembentukannya telah berjalan selama satu tahun kini mulai menjalankan tugasnya. Salah satu fokus utama satgas adalah memetakan berbagai persoalan yang dihadapi sektor industri untuk mencegah terjadinya gelombang PHK.

Baca Juga: Menseneg Prasetyo Hadi Pastikan Hotel Sultan Tak Ditutup

Menurut dia, satgas akan berkoordinasi dengan Desk Ketenagakerjaan Polri dalam melakukan pemantauan serta pertukaran informasi terkait perusahaan yang berpotensi melakukan pengurangan tenaga kerja.

Perusahaan-perusahaan yang terindikasi berisiko melakukan PHK akan menjadi sasaran langkah mitigasi secara khusus. Selain itu, satgas juga akan mengawasi perusahaan yang telah melakukan PHK tetapi belum memenuhi kewajibannya kepada pekerja.

“Kita mitigasi satu per satu karena permasalahan PHK tidak selalu berkenaan dengan masalah suplai bahan baku, misalnya, gas atau batu bara. Kadang-kadang juga ada permasalahan konflik internal manajemen perusahaan. Namun, apa pun itu penyebabnya, menjadi tugas kita untuk bersama-sama melakukan mitigasi,” kata dia.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta perwakilan Desk Ketenagakerjaan Polri.

Baca Juga: Prasetyo: Koalisi Merah Putih Solid, Kerja Tak Lihat Identitas Partai

Dari pihak DPR RI, pertemuan dihadiri Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam kesempatan yang sama, Dasco menegaskan DPR siap bekerja sama dengan pemerintah untuk mengantisipasi dan meminimalkan dampak PHK di berbagai sektor.

“Nanti Satgas Mitigasi PHK, pihak pemerintah dan DPR, akan rutin bertemu untuk kemudian berkoordinasi. Hari-hari di DPR nanti akan dipimpin oleh Pak Cucun Syamsurijal,” kata dia.

(Sumber: Antara)

x|close