Ngeri, Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Orang

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 23 Jun 2026, 09:57
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penembakan Ilustrasi Penembakan

Ntvnews.id, Manila - Insiden penembakan terjadi di sebuah sekolah di Filipina tengah pada Senin, 22 Juni 2026 dan menewaskan sedikitnya tiga orang serta melukai lima lainnya. Peristiwa tersebut tergolong jarang terjadi namun kembali mengejutkan publik di wilayah tersebut.

Dilansir dari AFP, Selasa, 23 Juni 2026, aparat kepolisian hingga saat ini belum mengungkap motif di balik aksi penembakan massal yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Nasional San Jose, Kota Tacloban, Provinsi Leyte. Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat.

"Para korban segera dibawa ke fasilitas medis terdekat untuk perawatan dan intervensi medis yang sesuai," kata kepolisian regional dalam pernyataannya.

Sementara itu, laporan stasiun televisi pemerintah PTV menyebutkan bahwa dua orang yang diduga pelaku, keduanya merupakan siswa, telah diamankan. Salah satu pelaku disebut ditangkap langsung di lokasi kejadian.

"PNP (kepolisian) telah menangkap para tersangka. Mereka bertindak cepat," kata juru bicara kepresidenan Filipina, Claire Castro, kepada awak media.

Baca Juga: Korban Tewas Penembakan di Bangsamoro Bertambah Jadi 4 Orang, Polisi Selidiki Kasusnya

Meski kasus penembakan di lingkungan sekolah tergolong jarang di Filipina, kekerasan bersenjata di negara tersebut masih kerap terjadi dalam berbagai konteks, terutama yang berkaitan dengan politik dan konflik personal.

Pada tahun 2022, insiden serupa pernah terjadi di Universitas Ateneo de Manila di ibu kota Manila, ketika tiga orang, termasuk seorang mantan wali kota, tewas dalam penembakan yang terjadi menjelang upacara wisuda. Peristiwa tersebut kemudian dipastikan sebagai pembunuhan yang dipicu oleh "motif pribadi".

Di Filipina, kepemilikan senjata api memang diatur secara ketat oleh hukum. Namun demikian, peredaran senjata ilegal di pasar gelap masih menjadi persoalan yang sulit diberantas sepenuhnya, sehingga kasus kekerasan bersenjata tetap kerap terjadi.

x|close