Prabowo Tegaskan Pemerintah Pusat Siap Turun Tangan Jika Pemda Tak Mampu Atasi Masalah Rakyat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Agu 2026, 20:52
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo Subianto Presiden Prabowo Subianto (NTVnews)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah pusat siap turun tangan secara langsung untuk menyelesaikan persoalan masyarakat apabila pemerintah daerah tidak mampu memenuhi kebutuhan rakyat.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo ketika membahas pembangunan infrastruktur di desa. Menurutnya, berbagai persoalan yang menyangkut kebutuhan warga harus segera ditangani tanpa sibuk mencari pihak yang harus disalahkan.

“Kalau gubernur, kalau bupati, kalau camat, kalau kepala desa tidak bisa mengatasi teriakan rakyat di desa, kita tidak segan-segan. Presiden turun tangan, kita memenuhi apa yang diteriakkan oleh rakyat,” ujar Prabowo dalam acara peluncuran buku "Sepuluh Karya Nyata untuk Negeri" sekaligus perayaan HUT ke-50 Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Djakarta Theater, Jumat, 7 Agustus 2026.

Prabowo mengatakan pemerintah lebih memilih memusatkan perhatian pada penyelesaian persoalan yang dihadapi masyarakat daripada memperdebatkan kebijakan yang telah berlalu.

Ia mengingatkan, desa telah memperoleh dana desa sekitar Rp1 miliar setiap tahun selama satu dekade terakhir. Dengan dukungan anggaran tersebut, menurut Prabowo, kebutuhan dasar masyarakat seharusnya dapat dipenuhi secara bertahap.

“Sesungguhnya semua desa, semua pimpinan desa bisa memenuhi jembatan-jembatan itu. Tapi oke, kita tidak mengeluh, tidak cari kambing hitam, tidak mempersoalkan masa lalu. Selesaikan hari ini,” katanya.

Baca Juga: Seskab Teddy Sebut Pembaruan Buku Ajar Nasional untuk Perkuat Fondasi SDM

Untuk mempercepat respons terhadap berbagai persoalan di lapangan, pemerintah pusat juga memanfaatkan kemajuan teknologi dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat.

Prabowo menyebut upaya tersebut mulai membuahkan hasil, salah satunya melalui pembangunan ribuan jembatan desa yang telah dilakukan pemerintah selama dua tahun terakhir.

Tidak hanya infrastruktur desa, pemerintah juga tengah mempercepat perbaikan fasilitas pendidikan dan kesehatan. Rehabilitasi sekolah serta puskesmas dilakukan di berbagai wilayah Indonesia.

Prabowo memperkirakan jumlah sekolah yang selesai diperbaiki hingga penghujung tahun ini akan menembus lebih dari 70.000 unit. Jumlah tersebut ditargetkan kembali meningkat hingga mencapai 100.000 sekolah pada tahun depan.

“Semua sekolah di Indonesia akan kita perbaiki. Semua puskesmas Indonesia yang sudah 30 tahun lebih tidak diperbaiki, kita akan perbaiki,” ujarnya.

Prabowo menegaskan seluruh program pemerintah tersebut harus berorientasi pada kepentingan masyarakat. Ia menilai tugas pemimpin pada dasarnya sederhana, yakni memastikan kehidupan rakyat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi paling lemah, menjadi lebih baik.

“Kebijakan itu akal sehat. Manakala keputusan yang kita ambil didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan meleset. Hasilnya akan cepat kelihatan,” pungkasnya.

HIGHLIGHT

x|close