Seniman Pengkritik Putin Tewas Ditembak di Polandia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Jun 2026, 08:11
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Rusia, Moskow, Rusia pada 29 Januari 2026. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency/pri. Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Rusia, Moskow, Rusia pada 29 Januari 2026. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Warsawa - Aparat kepolisian Polandia tengah menyelidiki kasus pembunuhan seorang seniman asal Rusia yang dikenal luas sebagai pengkritik Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dikutip dari BBC, Kamis, 18 Juni 2026, jaksa Polandia menyatakan bahwa Robert Kuzovkov, yang lebih dikenal dengan nama seninya Semyon Skrepetsky, tewas ditembak pada Senin, 15 Juni 2026 pagi waktu setempat di Kota Biała Podlaska, Polandia. Kota tersebut berada sekitar 40 kilometer dari perbatasan Belarusia.

Pria berusia 44 tahun itu dilaporkan terkena lima tembakan yang mengenai kepala, dada, dan punggung saat berada di area parkir kendaraan. Lokasi kejadian berjarak sekitar 600 meter dari konsulat Belarusia di kota tersebut.

Semyon Skrepetsky merupakan nama pena yang digunakan Kuzovkov dalam karya-karyanya. Ia dikenal melalui karikatur politik yang menyindir sejumlah tokoh, termasuk Putin, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, serta pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov.

Dalam perkembangan penyelidikan, polisi Polandia telah menangkap dua warga negara Belarusia berusia 33 dan 37 tahun di sekitar kawasan konsulat Belarusia di Biała Podlaska. Namun, keterlibatan keduanya dalam kasus tersebut masih didalami oleh penyidik.

Baca Juga: Trump Dukung Rencana Pertemuan Zelensky-Putin untuk Dorong Akhir Perang

Juru bicara kantor kejaksaan distrik di Lublin, Marcin Kozak, menjelaskan bahwa korban dihampiri oleh seorang pria bersenjata yang kemudian melepaskan dua tembakan.

"Ketika korban jatuh ke tanah, pelaku mendekat, menembakkan tiga tembakan lagi, dan kemudian dengan cepat melarikan diri dari tempat kejadian. Robert K meninggal di tempat kejadian," tambahnya.

Menurut Kozak, petugas menemukan lima selongsong peluru serta satu proyektil jenis Geco 9mm Luger di lokasi kejadian sebagai barang bukti.

Sebelum menetap di Polandia, Kuzovkov diketahui meninggalkan Rusia pada 2021 karena khawatir menghadapi tuntutan pidana. Setelah itu, ia memperoleh suaka di Biała Podlaska, kota kecil yang memiliki populasi kurang dari 60 ribu penduduk.

Hingga kini, otoritas Polandia masih terus mengumpulkan bukti dan menyelidiki motif di balik penembakan yang menewaskan seniman tersebut. Identitas pelaku penembakan juga belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

x|close