Istana Ungkap Alasan Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 17 Jun 2026, 15:36
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Ntvnews.id, Bogor - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan Presiden Prabowo Subianto memutuskan tidak hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan Rusia. Menurutnya, keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai agenda prioritas yang saat ini membutuhkan perhatian penuh di dalam negeri.

Prasetyo mengatakan Presiden memiliki pertimbangan khusus terkait agenda luar negeri yang harus disesuaikan dengan kebutuhan nasional saat ini.

"Beliau (Prabowo) memiliki pertimbangan tersendiri karena memang masih banyak hal yang beliau ingin fokus untuk diselesaikan di dalam negeri," kata Prasetyo di Hambalang, Bogor, Rabu, 17 Juni 2026.

Selain fokus pada agenda domestik, Presiden juga telah melakukan berbagai pembahasan penting dengan para pemimpin negara ASEAN dalam sejumlah pertemuan sebelumnya. Dalam forum-forum tersebut, hubungan bilateral Indonesia dengan negara-negara sahabat, termasuk Rusia, telah menjadi salah satu topik yang dibicarakan.

Baca Juga: Penemuan Jasad Lansia di Perumahan Taman Banten Lestari Gegerkan Warga

"Dengan para pimpinan tinggi di negara-negara ASEAN beberapa waktu yang lalu juga beliau hadir di Filipina banyak juga yang sudah didiskusikan termasuk hubungan bilateral dengan negara sahabat terutama Rusia, beberapa waktu yang lalu kan juga beliau sudah bertemu dengan Presiden Putin dan membicarakan banyak hal," ujarnya.

Menurut Prasetyo, sejumlah hasil pembicaraan antara Presiden Prabowo dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah ditindaklanjuti oleh kedua negara melalui jalur teknis. Karena itu, komunikasi dan kerja sama yang telah disepakati tetap berjalan meskipun tidak ada kunjungan dalam waktu dekat.

"Dan dari beberapa hal yang komitmen kerjasama juga sudah ada beberapa yang ditindaklanjuti secara teknis," lanjutnya.

Pemerintah memastikan hubungan Indonesia dan Rusia tetap berlangsung baik. Berbagai kerja sama yang telah disepakati sebelumnya terus bergerak pada level implementasi melalui kementerian dan lembaga terkait, sehingga komitmen bilateral kedua negara tetap terjaga dan berkembang sesuai agenda yang telah direncanakan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi <b>(NTVnews)</b> Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (NTVnews)

Sebagai informasi, KTT ini diselenggarakan sebagai momen bersejarah untuk memperingati 35 tahun hubungan diplomatik antara ASEAN dan Rusia. Forum ini menjadi wadah bagi negara-negara anggota ASEAN dan Rusia dalam merumuskan prospek hubungan strategis serta kemitraan di masa depan.

Atas undangan langsung dari Presiden Rusia Vladimir Putin, Sekretaris Jenderal ASEAN Dr. Kao Kim Hourn akan memimpin delegasi Sekretariat ASEAN untuk berpartisipasi dalam KTT peringatan ini.

Selain membahas format kerja sama untuk masa depan, KTT ASEAN-Rusia di Kazan ini bertujuan untuk merancang prospek baru yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. Fokus utama dari pertemuan ini adalah memperkuat kemitraan strategis, khususnya dalam sektor perdagangan.

x|close