Ntvnews.id
Menurutnya, pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci penting dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Politisi PDI Perjuangan tersebut juga menegaskan bahwa menjelang usia lima abad Jakarta, masyarakat tidak boleh mewariskan persoalan lingkungan kepada generasi mendatang.
Baca Juga: Jadi Kado HUT ke-499, Pramono Resmikan Infrastruktur Terpadu JIS-Ancol
Karena itu, budaya memilah sampah harus menjadi kebiasaan bersama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Menjelang lima abad Jakarta, kita tidak boleh mewariskan persoalan sampah kepada generasi berikutnya," kata Pramono di Jakarta Pusat, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan sampah tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi aktif antara pemerintah dan masyarakat agar Jakarta dapat berkembang menjadi kota yang nyaman untuk ditinggali sekaligus mampu bersaing di tingkat global.
Baca Juga: HUT ke-499 Jakarta, Pramono: Bertambahnya Usia, Kota Ini Membawa Kisah Perjalanan Panjang
Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, terus berupaya menghadirkan berbagai kebijakan yang responsif dan adaptif guna mendukung aktivitas warga sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berkomitmen untuk bekerja secara responsif dan adaptif agar masyarakat dapat beraktivitas sekaligus memastikan kota ini terus melangkah menuju masa depannya," ujar dia.
Lebih lanjut, Pramono juga berharap bahwa gerakan pilah sampah bisa menjadi aktivitas terus-menerus dilakukan, sehingga Jakarta jadi kota kota global yang aman dan nyaman.
Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)