Rano Karno Ajak Industri Hotel Promosikan Budaya Betawi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Jun 2026, 21:54
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Rano Karno Rano Karno (Pemprov DKI)

Ntvnews.id

, JakartaWakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengajak industri perhotelan ikut mempromosikan budaya Betawi lewat sajian kuliner, pertunjukan seni, dan pengalaman khas Jakarta bagi wisatawan.

Ini disampaikan Rano saat membuka Discover Betawi Art & Culture di Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta sekaligus persiapan menuju lima abad Jakarta pada 2027.

Kolaborasi dengan sektor perhotelan diharapkan membuat budaya Betawi kian dekat dengan wisatawan. Bentuknya antara lain penyajian kuliner khas, pertunjukan tari tradisional, hingga penyambutan tamu bernuansa Betawi.

"Kami memiliki sekitar 15 hotel yang sudah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta. Ini bagian dari upaya mengangkat budaya Betawi melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan wisatawan," kata Rano.

Menurut dia kolaborasi tersebut menjadi bagian dalam memperkuat identitas budaya Jakarta sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kota. Memasuki usia 500 tahun pada 2027, Jakarta tengah menyiapkan kalender kegiatan budaya dan pariwisata selama satu tahun.

Agenda tersebut dirancang untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus memberi kepastian program bagi industri pariwisata dan perhotelan.

"Kami sedang mendesain kalender kegiatan dari Januari sampai Desember 2027. Setiap bulan akan ada kegiatan berskala internasional karena Jakarta sedang menuju kota global. Ini juga akan menjadi panduan bagi sektor pariwisata dan perhotelan untuk menyiapkan berbagai atraksi yang mendukung,” katanya.

Lanjut Rano, kegiatan budaya perlu dirancang tak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi sebagai penggerak kunjungan wisata dan ekonomi. Ia menyebut rangkaian kegiatan sejak perayaan Natal hingga Idulfitri telah menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp68 triliun.

"Targetnya tentu meningkatkan jumlah kunjungan wisata. Dengan kunjungan yang meningkat, fiskal Jakarta juga ikut tumbuh," ungkapnya.

x|close