Sambut 1 Muharam, Pemprov DKI Gelar Festival Nyebrang dan Pawai Obor Elektrik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Jun 2026, 23:50
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Pemprov DKI Gelar Festival Nyebrang dan Pawai Obor Elektrik Pemprov DKI Gelar Festival Nyebrang dan Pawai Obor Elektrik (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah dengan menggelar Festival Nyebrang dan Pawai Obor Elektrik di Taman Bendera Pusaka, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juni 2026.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan peringatan Tahun Baru Islam kali ini dikemas dalam suasana syukuran yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, semangat Muharam menjadi pengingat penting tentang makna hijrah menuju perubahan yang lebih baik.

"Kami sengaja menggelar Festival Muharam ini di ruang terbuka. Kalau dibilang pesta, ini bukan pesta, melainkan syukuran. Kita bersiap untuk berhijrah karena tahun depan Jakarta akan memasuki usia 500 tahun. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama," tuturnya.

Pemilihan Taman Bendera Pusaka sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Pemprov DKI Jakarta ingin mengoptimalkan fungsi ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas masyarakat yang positif, inklusif, dan produktif.

Rano mengungkapkan, dalam beberapa bulan terakhir minat masyarakat untuk memanfaatkan taman kota terus meningkat. Karena itu, berbagai kegiatan publik mulai diarahkan untuk dilaksanakan di ruang terbuka agar lebih dekat dengan warga.

"Pak Gubernur (Pramono Anung) juga mengatakan, jangan terus membuat kegiatan di dalam gedung. Kita harus memanfaatkan ruang terbuka. Ini menjadi bagian dari upaya mengaktifkan taman-taman kota," imbuhnya.

Salah satu agenda yang menarik perhatian dalam Festival Muharam 1448 Hijriah adalah kirab pawai obor elektrik. Tradisi yang identik dengan peringatan Tahun Baru Islam ini dikemas dengan pendekatan yang lebih aman dan ramah lingkungan tanpa menghilangkan makna budaya yang melekat di dalamnya.

Penggunaan obor elektrik dipilih sebagai bentuk adaptasi terhadap kondisi cuaca sekaligus untuk mengurangi risiko kebakaran selama kegiatan berlangsung.

"Hampir di seluruh Indonesia, peringatan Muharam identik dengan pawai obor. Di Jakarta, kami menghadirkannya secara simbolis dengan menggunakan obor elektrik. Ini tetap menjadi penanda tradisi yang sangat khas di Indonesia," paparnya.

Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, Pemprov DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam menjaga dan merawat kota.

Menurut Rano, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan Jakarta yang bersih, nyaman, berkelanjutan, dan siap bersaing di tingkat global.

"Semoga semangat Muharam terus kita bawa dalam menyambut 500 tahun Jakarta pada 2027," tutup Rano Karno.

x|close