BTN Jakarta International Marathon 2026 Hadirkan 45.500 Pelari, Dongkrak Ekonomi Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jun 2026, 13:01
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
BTN Jakarta International Marathon 2026 BTN Jakarta International Marathon 2026 (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026 Kembali digelar pada 13-14 Juni 2026 dengan menghadirkan puluhan ribu pelari dari berbagai daerah dan negara.

Ajang lari internasional bergengsi ini sukses menarik 45.500 peserta, menjadikannya salah satu event olahraga terbesar di Indonesia sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism kelas dunia.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat, penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata, perhotelan, UMKM, hingga perekonomian ibu kota.

Hari pertama BTN JAKIM 2026 semakin semarak dengan kehadiran Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, serta Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu yang turut meramaikan kategori lari 5 kilometer dan 10 kilometer.

Sebelum perlombaan dimulai, Pramono Anung dan Nixon Napitupulu bersama-sama mengambil race pack di Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Kamis, 11 Juni 2026.

Baca Juga: 45.500 Pelari Ramaikan Jakarta International Marathon 2026

Menurut Pramono, tingginya antusiasme peserta terlihat dari cepatnya kuota pendaftaran yang terisi penuh. Ia menilai BTN JAKIM bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga memberikan efek berganda bagi perekonomian Jakarta, terutama sektor perhotelan dan jasa.

Nixon L.P. Napitupulu, Pramono dan Budi Gunadi Sadikin <b>(NTVNews.id)</b> Nixon L.P. Napitupulu, Pramono dan Budi Gunadi Sadikin (NTVNews.id)

Lanjut orang nomor satu di DKI tersebut, tingginya partisipasi atlet dan pelari dari luar negeri memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang mampu menggelar event olahraga berstandar internasional.

"Keikutsertaan pelari dari berbagai negara semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dan kota global yang mampu menyelenggarakan ajang internasional dengan baik," ungkapnya.

BTN Jakarta International Marathon 2026 diikuti oleh 45.500 pelari, termasuk 1.012 pelari internasional dari 52 negara. Kehadiran peserta mancanegara menunjukkan semakin kuatnya daya tarik Jakarta sebagai tuan rumah event olahraga berskala global.

Pada hari pertama, sebanyak 20.500 peserta menyelesaikan kategori 5K dan 10K. Sementara pada hari kedua, lomba dilanjutkan dengan kategori Half Marathon yang diikuti 16.400 pelari serta kategori Marathon dengan 8.600 peserta.

Para pelari melintasi sejumlah landmark ikonik Jakarta dengan titik start di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan garis finis di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), menciptakan pengalaman berlari yang unik sekaligus memperkenalkan wajah modern Jakarta kepada dunia.

Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menyampaikan bahwa BTN JAKIM tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menggerakkan roda ekonomi melalui berbagai aktivitas yang dihadirkan selama penyelenggaraan acara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 yang didukung kolaborasi berbagai pihak. (Foto: Dok/Istimewa/BTN) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan BTN JAKIM 2026 yang didukung kolaborasi berbagai pihak. (Foto: Dok/Istimewa/BTN)

Baca Juga: Pramono Ikut Lari di JAKIM 2026: Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia

Menurutnya, event berskala besar seperti BTN JAKIM mampu menciptakan permintaan baru yang berdampak langsung terhadap berbagai sektor usaha.

"Kita harus creating demand. Jangan menyerah pasrah pada kondisi. Kita nggak bisa mengubah kondisi eksternal. Yang bisa kita ubah adalah bagaimana kita merespons kondisi itu menjadi sesuatu yang lebih baik. Emang kuncinya kita yang mesti mikir. Bikinin event, keramaian, ekonomi bergulir," ujarnya.

Sebagai bagian dari pengalaman peserta, BTN menghadirkan Race Expo dan Race Village yang menjadi pusat berbagai aktivitas selama penyelenggaraan marathon.

Di area tersebut, peserta dan pengunjung dapat mengunjungi berbagai tenant, menikmati hiburan, hingga memanfaatkan layanan perbankan digital melalui aplikasi Bale by BTN untuk mendukung berbagai kebutuhan transaksi.

Kehadiran Race Expo dan Race Village juga memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk dan layanan mereka kepada ribuan peserta serta pengunjung yang hadir.

Melalui penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026, BTN menargetkan event ini tidak hanya menjadi perayaan olahraga semata, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Perputaran ekonomi yang dihasilkan diproyeksikan mencapai Rp225 miliar, mencakup sektor pariwisata, perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM yang terlibat selama kegiatan berlangsung.

x|close