Pramono Ikut Lari di JAKIM 2026: Jakarta Jadi Destinasi Sport Tourism Dunia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jun 2026, 13:59
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Pramono Anung ikut lari di JAKIM 2026 Pramono Anung ikut lari di JAKIM 2026 (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung tidak hanya melepas ribuan peserta BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026, tetapi juga turun langsung mengikuti lomba pada kategori 10 kilometer (10K).

Kegiatan yang berlangsung di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu, 13 Juni 2026 pagi itu menjadi bukti komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung gaya hidup sehat dan pengembangan sport tourism.

Ajang lari internasional bergengsi tersebut berhasil menarik perhatian puluhan ribu pelari dari berbagai daerah dan negara. Dengan jumlah peserta mencapai 45.500 orang, JAKIM 2026 mencatat peningkatan signifikan sekitar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang diikuti sekitar 31 ribu pelari.

Baca Juga: 45.500 Pelari Ramaikan Jakarta International Marathon 2026

Menurut Pramono, kesuksesan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 menunjukkan bahwa Jakarta memiliki kapasitas yang mumpuni untuk menggelar event olahraga berskala global.

"Keberhasilan penyelenggaraan BTN Jakarta International Marathon 2026 ini menjadi bukti bahwa Jakarta memiliki kapasitas, infrastruktur, dan dukungan masyarakat yang kuat untuk menjadi tuan rumah berbagai ajang olahraga berskala internasional," katanya.

Selama mengikuti lomba, Pramono turut memantau langsung berbagai aspek penyelenggaraan, mulai dari kondisi jalur lari, kesiapan petugas di lapangan, hingga pengaturan arus peserta sepanjang rute.

Baca Juga: Jakarta Fair Kemayoran 2026 Dibuka, Pramono Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun

Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar berkat koordinasi yang matang antara penyelenggara, aparat keamanan, dan berbagai pihak terkait. Sosialisasi rekayasa lalu lintas kepada masyarakat juga dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran acara.

"Selama berlari, saya melihat seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik. Hal ini tidak terlepas dari persiapan yang dilakukan secara matang. Salah satu faktor penting adalah pengamanan dan pengaturan jalur lomba yang telah disosialisasikan secara menyeluruh kepada masyarakat," ungkapnya.

Tak hanya menjadi ajang olahraga, BTN Jakarta International Marathon 2026 juga memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan perekonomian ibu kota. Kehadiran puluhan ribu peserta dan wisatawan dinilai mampu menggerakkan berbagai sektor usaha, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, ekonomi kreatif, hingga pelaku UMKM.

Pramono menegaskan bahwa penyelenggaraan event olahraga internasional merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya tarik Jakarta di mata dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Saya meyakini, semakin banyak ajang seperti ini digelar, semakin kuat pula posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism dunia yang mampu menarik wisatawan, menggerakkan perekonomian, serta memperkenalkan wajah Jakarta sebagai kota global yang inklusif, kompetitif, dan berdaya saing," pungkas Pramono.

x|close