Ilmuwan Temukan Spesies Dinosaurus Baru Berusia 210 Juta Tahun di Zimbabwe

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jul 2026, 11:05
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
FUZHOU, 19 Mei (Xinhua) -- Sebuah sarang berisi fosil telur dan beberapa pecahan kulit telur ditemukan di Provinsi Fujian, China timur. Telur-telur tersebut merupakan milik Oviraptorosaurus, spesies dinosaurus pencuri telur terkenal, yang berasal dari Zaman Kapur Akhir. (Xinhua) FUZHOU, 19 Mei (Xinhua) -- Sebuah sarang berisi fosil telur dan beberapa pecahan kulit telur ditemukan di Provinsi Fujian, China timur. Telur-telur tersebut merupakan milik Oviraptorosaurus, spesies dinosaurus pencuri telur terkenal, yang berasal dari Zaman Kapur Akhir. (Xinhua) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -Tim paleontolog internasional mengidentifikasi spesies dinosaurus baru yang hidup sekitar 210 juta tahun lalu di Zimbabwe. Penemuan tersebut membuka wawasan baru mengenai evolusi awal dinosaurus di kawasan selatan Afrika.

Spesies yang diberi nama Musango matusadonaensis itu dideskripsikan pada Rabu malam dalam Journal of Systematic Palaeontology. Identifikasi dilakukan berdasarkan sisa-sisa fosil yang ditemukan pada 2018 di sepanjang tepi Danau Kariba, wilayah utara Zimbabwe.

Temuan ini menjadikan Musango matusadonaensis sebagai spesies dinosaurus kelima yang secara resmi diidentifikasi dari Zimbabwe.

Dinosaurus dengan tinggi sekitar 4,5 meter tersebut hidup pada periode Trias Akhir, masa ketika dinosaurus mulai menyebar ke berbagai belahan dunia, tetapi belum menjadi hewan darat yang mendominasi.

Baca juga:Ducati Tabrakan dengan Motor Lain di Jalan Asia Afrika

Berdasarkan hasil penelitian, spesies itu diklasifikasikan sebagai sauropodomorph awal, yakni nenek moyang berkaki dua dari dinosaurus berleher panjang raksasa yang berevolusi jutaan tahun kemudian, termasuk Diplodocus.

Fosil Musango matusadonaensis ditemukan oleh tim ilmuwan dari Inggris, Zimbabwe, dan Afrika Selatan. Sisa-sisa fosil yang berhasil digali mencakup bagian tulang belakang, tulang rusuk, anggota badan, hingga kaki, sehingga menjadi salah satu kerangka dinosaurus paling lengkap dari masanya yang pernah ditemukan di Zimbabwe.

Analisis terhadap fosil tersebut menunjukkan bahwa hewan itu hampir mencapai usia dewasa ketika mati. Penelitian juga mengungkap bahwa dinosaurus tersebut pernah bertahan hidup dari cedera serius atau infeksi pada awal kehidupannya.

Penulis utama penelitian, Paul Barrett, yang merupakan peneliti terkemuka di Museum Sejarah Alam di London, menyatakan bahwa penemuan ini menggugurkan anggapan lama yang menyebut dinosaurus di seluruh wilayah selatan Afrika berasal dari komunitas yang relatif seragam.

Baca juga:Fosil Dinosaurus Raksasa di Thailand Diidentifikasi, Diberi Nama Nagatitan

Sebaliknya, hasil penelitian mengindikasikan bahwa kawasan tersebut terdiri atas beberapa ekosistem yang berbeda, dengan masing-masing wilayah menopang spesies dinosaurus yang berbeda pula.

Para peneliti menilai penemuan Musango matusadonaensis, bersama sejumlah temuan fosil terbaru lainnya di Zimbabwe, menunjukkan bahwa masa prasejarah Afrika masih belum banyak dipahami. Temuan itu juga mengisyaratkan kemungkinan masih banyak spesies dinosaurus lain yang belum ditemukan.

(Sumber:Antara)

x|close