Viral Polisi Diduga Didorong ke Selokan oleh Sekelompok Orang, Polda Sumut Jelaskan Masalahnya

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Mei 2026, 15:20
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi polisi. (Antara) Ilustrasi polisi. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah video yang memperlihatkan seorang anggota polisi berpangkat Aipda berinisial HSL terjatuh ke selokan di depan Markas Polda Sumatera Utara mendadak menjadi sorotan publik dan ramai beredar di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Kamis (21/5) itu memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat setelah rekaman insiden tersebar luas.

Polda Sumatera Utara kemudian memberikan penjelasan terkait kejadian yang viral tersebut. Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden itu disebut tidak berkaitan dengan persoalan kedinasan, melainkan dipicu konflik internal keluarga yang melibatkan Aipda HSL dan istrinya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjelaskan bahwa keributan bermula dari perselisihan rumah tangga mengenai pembagian harta bersama atau gono-gini. Dalam situasi itu, istri Aipda HSL disebut meminta kendaraan yang selama ini digunakan sang suami.

Baca Juga: Satpol PP Soroti Lubang Tembok Rel Kereta yang Diduga Jadi Jalur Tawuran di Klender

"Itu masalah keluarga, suami istri itu. Masalah harta gono-gini saja. Minta mobilnya yang dipakai suaminya. Sudah difasilitasi, ribut lah itu. Itu mobilnya yang dipakai suaminya, diminta enggak dikasih, ya ributlah suami istri. Baku ngomong selingkuh, baku ngomong ini itu, sudah difasilitasi, masih ribut saja itu berdua. Sampai akhirnya baku dorong-dorong lah itu," kata Ferry saat dihubungi, Senin (25/5).

Menurut Ferry, keributan sempat difasilitasi agar kedua pihak dapat menyelesaikan persoalan secara damai. Namun, tensi pertengkaran disebut terus meningkat hingga berujung aksi saling dorong yang kemudian terekam video dan menjadi viral.

Polda Sumut juga memastikan bahwa kasus tersebut kini berada dalam penanganan aparat internal untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Penanganan terhadap Aipda HSL disebut dilakukan oleh Propam Polrestabes Medan.

Baca Juga: Kemdiktisaintek Sebut Hampir 99 Persen Kecurangan SNBT Sasar Prodi Kedokteran

"Sudah ditangani oleh Propam Polrestabes Medan," ujar Ferry.

Di sisi lain, pihak Polrestabes Medan menyebut belum menerima laporan pidana resmi dari istri Aipda HSL terkait persoalan yang terjadi. Polisi menegaskan, hingga saat ini perkara masih dipandang sebagai konflik keluarga dan belum berkembang ke ranah hukum pidana.

"Sudah diselesaikan Polrestabes Medan. Masalah keluarga intinya. Kalau ada istrinya buat laporan kasus pidana, nanti baru kita ekspos. Untuk laporan resmi belum ada, sudah kita cek ke Reskrim juga belum ada laporannya. Kalau ada buat laporan nanti kami sampaikan," pungkas Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Nover Gultom.

x|close