Ntvnews.id, Jakarta - Gideon Tengker curhat soal kesedihannya karena hubungan komunikasinya dengan kedua anaknya, Nagita Slavina dan Caca Tengker, hingga kini belum membaik. Bahkan, Gideon mengaku nomor teleponnya telah diblokir selama bertahun-tahun.
Hal tersebut disampaikan Gideon saat ditemui di Polda Metro Jaya bersama kuasa hukumnya, Erles Rareral, terkait perkembangan laporan dugaan pemalsuan surat yang tengah berjalan.
“Kalau diblokir, telepon saya sudah diblok 12 tahun,” kata Gideon Tengker.
Meski begitu, Gideon mengungkapkan bahwa beberapa bulan lalu dirinya sempat bertemu dengan kedua anaknya dalam sebuah acara makan bersama. Pertemuan itu disebut berlangsung dalam suasana biasa tanpa membahas persoalan hukum yang kini bergulir.
Menurut Gideon, momen tersebut terjadi hanya untuk menjaga hubungan keluarga dan memenuhi keinginan sang cucu yang ingin bertemu dengannya.
"Pertemuan itu hanya berdasarkan silaturahmi biasa aja, diundang karena mungkin cucu mau ketemu,” ujar Gideon.
Baca Juga: Pemprov DKI Tertibkan Juru Parkir Liar di Blok M, 13 Orang Diamankan
Namun setelah pertemuan tersebut, komunikasi di antara mereka disebut tidak mengalami perubahan. Gideon mengaku masih menunggu itikad baik dari anak-anaknya untuk kembali menjalin hubungan yang lebih dekat.
"Saya tunggu telepon mereka, ya, untuk Gigi, Caca, tolong telepon bapaknya. Untuk baik-baik semuanya," ucapnya.
Gideon juga mengungkapkan perasaannya karena merasa terus dijauhkan oleh anak-anaknya sendiri. Ia mempertanyakan bagaimana rasanya ketika seorang ayah tidak lagi ditemui oleh anak-anaknya.
"Bagaimana rasanya kamu, kalau anak kamu sendiri nggak mau temuin kamu?" lanjut Gideon.
Baca Juga: Mark Zuckerberg Umumkan PHK 8 Ribu Karyawan Meta demi Percepat Pengembangan AI
Di sisi lain, Gideon mengaku sedih lantaran merasa selalu diposisikan sebagai pihak yang bersalah dalam konflik keluarga yang terjadi.
“Saya seolah-olah yang tersangka, tersalah, semuanya ada di saya,” pungkasnya.
Sementara itu, kuasa hukum Gideon, Erles Rareral, menjelaskan bahwa laporan dugaan pemalsuan surat yang dilayangkan kliennya kini telah ditangani penyidik baru di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya. Erles pun optimistis proses hukum tersebut dapat segera menemukan titik terang.
“Saya optimistis tahun ini selesai,” ujar Erles.
Ia juga menyebut pihak terlapor kemungkinan akan segera dipanggil penyidik untuk memberikan keterangan lanjutan terkait perkara tersebut.
Gideon Tengker, Rafathar (Instagram)