Ntvnews.id, Jakarta - Perseteruan panas antara mantan istri Andre Taulany, Rien Wartia Trigina alias Erin, dengan mantan Asisten Rumah Tangga (ART)-nya, Hera, memasuki babak baru yang kian meruncing. Merasa harga dirinya diinjak-injak lewat tudingan kekerasan fisik, Erin dengan tegas menutup pintu perdamaian dan memilih jalur hukum demi memulihkan nama baiknya.
Kasus yang bermula dari laporan Hera ke pihak kepolisian ini sempat menyedot perhatian nasional, bahkan sampai membawa Hera menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI. Namun, Erin tak tinggal diam. Ia muncul dengan bantahan keras yang memutarbalikkan narasi yang selama ini beredar.
Di hadapan awak media, Erin menegaskan bahwa segala tuduhan penganiayaan yang dilayangkan Hera adalah isapan jempol belaka. Ia mengaku hanya memberikan teguran sewajarnya layaknya majikan kepada pekerja yang melakukan kesalahan.
"Saya nggak pernah sentuh pun. Paling cuma, 'Hera, sini, kamu kayak gini-gini'. Cuma kayaknya dia ada sakit hati," ungkap Erin ke awak media, 22 Mei 2026.
Erin bahkan mencurigai adanya "tangan dingin" atau dalang di balik keberanian Hera membuat laporan palsu tersebut. Ia meyakini ada pihak yang memprovokasi mantan ART-nya untuk menjatuhkan kredibilitasnya.
"Mungkin karena saya suka tegur dia, dia ingin saya ganti (rugi). Tapi kalau benar saya kasar, pasti ART lain juga mengeluh. Faktanya, pekerja lain baik-baik saja," tambahnya.
Hal yang paling membuat Erin meradang adalah munculnya isu liar yang menyebut dirinya melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam. Baginya, ini bukan lagi sekadar adu mulut, melainkan upaya pembunuhan karakter yang sangat keji.
Inilah alasan utama mengapa Erin enggan menempuh jalan kekeluargaan. Menurutnya, berdamai sama saja dengan mengiyakan fitnah tersebut.
"Maaf, bukannya saya nggak mau damai, tapi nama baik saya sudah rusak. Teman-teman semua jadi menilai saya 'Oh Erin kok begitu ya?'. Framing-nya sudah sangat jelek dan memojokkan saya," tuturnya dengan tegas.
Pantang mundur, Erin kini balik menyerang. Ia telah resmi melayangkan dua laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan terkait dugaan fitnah, pencemaran nama baik, serta pelanggaran UU ITE.
Erin menegaskan bahwa langkah hukum ini diambil bukan karena rasa dendam semata, melainkan untuk memberikan efek jera agar tidak ada lagi pihak yang sembarangan merusak reputasi orang lain dengan berita bohong.
"Saya harus mempertaruhkan keadilan. Nggak bisa saya difitnah begini. Biarkan proses hukum bekerja sesuai fakta. Saya ingin ada efek jera," pungkas Erin menutup pembicaraan.
Rien Wartia Trigina (Instagram)