Ntvnews.id, Jakarta - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Timur menyoroti keberadaan dua lubang besar pada tembok pembatas rel kereta api di kawasan Klender, Jakarta Timur, yang diduga menjadi akses keluar masuk pelaku tawuran. Lokasi tersebut berada di sekitar Jalan I Gusti Ngurah Rai yang pada Senin pagi menjadi titik bentrokan antarkelompok warga.
Kepala Satpol PP Jakarta Timur Muhammadong mengatakan tawuran diduga melibatkan warga Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Duren Sawit dengan warga Cipinang Jagal, Kelurahan Cipinang, Pulogadung. Kedua wilayah tersebut dipisahkan oleh rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai.
Baca Juga: Polisi dan Brimob Bergerak Cepat Bubarkan Tawuran di Klender
“Lokasi tawuran berada di wilayah Kebon Singkong, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit. Diduga mereka terlibat tawuran dengan warga Cipinang Jagal, Kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, yang lokasinya berseberangan dengan rel kereta api dan Jalan I Gusti Ngurah Rai tersebut,” kata Muhammadong di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.
Tawuran yang pecah sekitar pukul 06.30 WIB itu sempat mengganggu arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari. Aparat gabungan dari kepolisian, Brimob Polda Metro Jaya, dan Satpol PP diterjunkan ke lokasi untuk membubarkan massa setelah menerima laporan adanya bentrokan di tengah aktivitas masyarakat yang padat. Satpol PP sendiri mengerahkan sekitar 30 personel untuk membantu pengamanan di lapangan.
Meski tidak ada pelaku yang berhasil diamankan karena para pelaku melarikan diri sebelum penindakan dilakukan, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa delapan anak panah dan enam selongsong petasan roket yang diduga digunakan saat bentrokan. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa tawuran telah dipersiapkan sebelumnya.
Baca Juga: Polisi Sita Busur dan Petasan Usai Bubarkan Tawuran di Klender
Sementara itu, Lurah Cipinang Muara Komarudin menyebut dua lubang besar di tembok pembatas rel menjadi perhatian serius pemerintah setempat karena diduga sengaja dijebol untuk akses para pelaku tawuran.
“Ditemukan dua lubang besar di tembok pembatas rel. Diduga itu sengaja dijebol untuk akses keluar masuk pelaku,” ungkap Komarudin.
Pihak kelurahan pun langsung mengerahkan petugas PPSU untuk membersihkan sisa puing dan material di lokasi, sementara aparat gabungan masih bersiaga hingga pagi guna mengantisipasi bentrokan susulan.
(Sumber: Antara)
Tawuran antarwarga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) pagi. (ANTARA/Siti Nurhaliza). (Antara)