Pramono Mau Tambah Arena Ring Tinju untuk Tekan Angka Tawuran

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 07:10
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono resmikan ring tinju di Jakarta Timur, Senin, 18 Mei 2026. Pramono resmikan ring tinju di Jakarta Timur, Senin, 18 Mei 2026. (Ntvnews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana menambah fasilitas arena tinju di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, sebagai langkah untuk menekan angka tawuran. Program ini terinspirasi dari keberhasilan arena ring tinju yang telah dibangun di bawah kolong flyover Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Menurut Pramono, keberadaan fasilitas olahraga tersebut dinilai mampu menjadi wadah positif bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi, bakat, dan kreativitas secara sehat dan produktif.

"Di Kecamatan Ciracas ini sudah ada tempat ini, maka tadi secara spontan saya akan bangun di satu tempat lagi di Kampung Melayu, kurang lebih yang seperti ini," ujarnya saat meninjau arena tinju di Pasar Rebo, Senin, 18 Mei 2026.

Berdasarkan laporan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur, angka tawuran di sejumlah wilayah disebut mulai mengalami penurunan sejak hadirnya fasilitas olahraga tersebut. Arena tinju kini menjadi alternatif kegiatan positif yang diminati kalangan remaja.

Pramono berharap fasilitas olahraga seperti ring tinju dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tidak lagi terlibat aksi kekerasan jalanan.

Baca Juga: Tekan Tawuran, Pramono Resmikan Ring Tinju di Ciracas Jakarta Timur

Pramono Anung <b>(Ntvnews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung (Ntvnews.id/Adiansyah)

"Mudah-mudahan itu memberikan manfaat bagi anak-anak muda yang ada di Jakarta Timur supaya energinya itu tersalurkan dengan tempat-tempat yang seperti ini, sehingga lebih produktif, tidak lagi tawuran, mengurangi berantem di jalanan, dan mudah-mudahan mereka bisa terlibat dalam menjaga Jakarta," terangnya.

Arena ring tinju di Pasar Rebo diresmikan pada Senin, 18 Mei 2026 sore dan nantinya akan dikelola secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan komunitas tinju setempat. Skema pengelolaan bersama ini diterapkan agar fasilitas tetap tertib, aman, dan bebas dari pungutan liar.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga memastikan fasilitas olahraga tersebut dapat diakses masyarakat secara gratis. Namun demikian, kesejahteraan pelatih dan pembina tetap menjadi perhatian agar proses latihan berjalan profesional dan berkelanjutan.

Arena tinju di kolong flyover Pasar Rebo mulai digunakan sejak Januari 2026. Fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas 247 meter persegi dengan ukuran ring sekitar 9,5 x 9,5 meter. Kegiatan latihan di lokasi tersebut dibina langsung oleh komunitas tinju profesional.

Tak hanya berhenti di Jakarta Timur, Pramono juga membuka peluang pembangunan fasilitas olahraga serupa di wilayah lain di Jakarta.

x|close