Viral Video Diduga Anggota DPRD Nias Barat Lagi Isap Sabu, Polisi Langsung Panggil

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 18 Mei 2026, 13:10
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi sabu. (Antara) Ilustrasi sabu. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemanggilan klarifikasi terhadap oknum yang diduga mirip anggota DPRD Kabupaten Nias Barat berinisial SAG mulai dilakukan Polres Nias menyusul beredarnya video viral yang memperlihatkan seorang pria diduga sedang mengisap sabu.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, undangan klarifikasi telah dilayangkan kepada yang bersangkutan melalui Satuan Reserse Narkoba Polres Nias.

Kapolres Nias AKBP Agung melalui Plt Kasi Humas Polres Nias, Aipda Aris K. Gulo, membenarkan adanya pemanggilan tersebut saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu (17/5) sore.

"Baru dilayangkan undangan klarifikasi," kata Aris.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian masih menunggu kehadiran SAG untuk dimintai penjelasan terkait video yang beredar luas di media sosial.

"Kita tunggu dulu kehadiran yang bersangkutan, nanti kita tanya hasilnya [klarifikasi]," ujarnya.

Baca Juga: Gunung Semeru 3 Kali Erupsi pada Minggu Pagi

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan beredarnya video berdurasi 53 detik yang menampilkan seorang pria diduga mirip anggota DPRD Kabupaten Nias Barat periode 2024-2029 berinisial SAG.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook @Bawa Desolo Wa'u pada 3 Mei 2026 dan kemudian viral di media sosial. Dalam tayangan itu terlihat seorang pria mengenakan topi sedang duduk di sebuah ruangan sambil diduga mengisap sabu menggunakan bong. Asap tebal tampak keluar dari mulut pria tersebut.

Viralnya video itu memicu sorotan publik dan memunculkan berbagai tanggapan dari masyarakat. Namun hingga kini, belum dapat dipastikan kebenaran video tersebut, termasuk lokasi dan waktu pengambilan gambar.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp pada Sabtu (16/5), SAG mengaku masih menelusuri keaslian video yang beredar.

Baca Juga: Kembangan Jakbar Punya Puskesmas Pembantu Baru

"Itu saya sedang telusuri kebenarannya," kata SAG.

Di sisi lain, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Nias Barat, Rawati Gulo, mengaku pihaknya sudah mengetahui isu yang berkembang terkait video tersebut. Meski demikian, BK DPRD Nias Barat belum mengambil langkah lebih lanjut.

"Itu isu-isu aja, sudah kami dengar, tapi secara resmi sih belum kami proses lagi itu," kata Rawati Gulo.

Menurut Rawati, hingga saat ini belum ada laporan atau pengaduan resmi yang masuk ke Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Nias Barat terkait dugaan tersebut.

"Kita harus menunggu dulu itu, apa ada pengaduan resmi seterusnya kita proses, sepanjang tidak ada itu ya, berarti nggak ada, nggak bisa kita proses," kilahnya.

x|close