Vladimir Putin Dijadwalkan Kunjungi China Pekan Depan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 20:51
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Rusia, Moskow, Rusia pada 29 Januari 2026. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency/pri. Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin di ibu kota Rusia, Moskow, Rusia pada 29 Januari 2026. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Istanbul - Vladimir Putin dijadwalkan melakukan kunjungan ke China pekan depan, hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyelesaikan lawatannya ke negara tersebut.

Laporan South China Morning Post pada Jumat, 15 Mei 2026 menyebut kunjungan satu hari itu direncanakan berlangsung pada 20 Mei 2026.

Berdasarkan sumber yang dikutip media tersebut, perjalanan itu merupakan bagian dari hubungan rutin antara Moskow dan Beijing tanpa agenda parade besar maupun upacara penyambutan khusus.

Baca Juga: Putin Bakal Gunakan Militer untuk Lindungi Warga Rusia di Luar Negeri

Hingga saat ini, pemerintah China maupun Rusia belum memberikan konfirmasi resmi terkait tanggal kunjungan tersebut.

Sebelumnya, Donald Trump menyelesaikan kunjungan tiga hari ke China pada Jumat, 15 Mei 2026. Dalam kunjungan pertama presiden AS ke China dalam sembilan tahun terakhir itu, Trump bertemu Presiden Xi Jinping untuk membahas isu perdagangan, Taiwan, konflik Timur Tengah, hingga berbagai persoalan global lainnya.

Jika terlaksana, kunjungan Vladimir Putin akan menjadi momen pertama bagi China menjamu pemimpin dua negara besar dunia dalam bulan yang sama di luar forum multilateral.

Pertemuan terakhir antara Vladimir Putin dan Xi Jinping diketahui berlangsung pada 4 Februari 2026 melalui sambungan video.

Sebelumnya pada Kamis, 14 Mei 2026, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan bahwa kunjungan Putin ke China akan segera diumumkan.

“Kami akan segera mengumumkannya. Kunjungan ini sedang dipersiapkan. Dapat dikatakan persiapannya sudah selesai, hanya tinggal sentuhan akhir. Ini akan berlangsung dalam waktu dekat,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan komunikasi Rusia-China usai kunjungan Trump ke Beijing, Peskov menegaskan Rusia tetap mengharapkan komunikasi dengan Xi Jinping terlepas dari kunjungan pemimpin AS tersebut.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun mengatakan Beijing dan Moskow terus menjaga komunikasi erat terkait persiapan pertemuan kedua pemimpin negara tersebut.

Rincian lebih lanjut akan diumumkan “pada waktunya”, ucap Guo.

Baca Juga: Putin Jadi Target Kudeta, Rusia Perketat Keamanan

Jika kunjungan itu benar terjadi, China akan menjadi negara pertama yang menerima kunjungan seluruh pemimpin negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB dalam rentang beberapa bulan terakhir.

Adapun lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB terdiri atas Rusia, Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan China.

Sebelumnya, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi China pada Desember 2025, sementara Perdana Menteri Inggris Keir Starmer melakukan kunjungan pada Januari 2026.

(Sumber: Antara)

x|close