Menko PM Usulkan Tambahan Anggaran UMKM dan Ekraf di Bawah Rp1 Triliun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Mei 2026, 23:11
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026. ANTARA/Fathur Rochman Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa 12 Mei 2026. ANTARA/Fathur Rochman (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar mengusulkan tambahan anggaran khusus dengan nilai kurang dari Rp1 triliun pada tahun 2026 guna memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf).

“Tahun ini akan ditambahi anggaran khusus untuk seluruh kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif. Saya mengajukan kurang dari Rp1 triliun dan insyaallah akan terus ditambah untuk kegiatan-kegiatan yang mendorong tumbuh kembangnya UMKM kita,” ujar Muhaimin usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Selain dukungan melalui penambahan anggaran, pemerintah juga terus memperkuat akses pembiayaan bagi pelaku usaha kecil dan menengah melalui berbagai skema kredit yang lebih mudah dijangkau, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga: ASEAN Dorong UMKM Tembus Pasar Global di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Dunia

Muhaimin menegaskan seluruh program pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah berjalan akan tetap dilanjutkan melalui koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat bersama kementerian dan lembaga terkait.

Menurut dia, pemerintah juga akan meminta seluruh kementerian, lembaga, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar lebih aktif membantu pelaku UMKM berkembang, termasuk dalam membuka akses pasar yang lebih luas.

Baca Juga: Kementrans Buka Pendaftaran Tim Ekspedisi Patriot 2026, Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

Lebih lanjut, salah satu langkah yang sedang didorong pemerintah ialah pemanfaatan aset atau ruang yang belum digunakan (idle) milik BUMN maupun kementerian dan lembaga untuk mendukung aktivitas UMKM.

Pemanfaatan aset tersebut nantinya dapat digunakan sebagai lokasi pemasaran produk, ruang display hasil karya pelaku usaha, hingga tempat penyelenggaraan festival ekonomi kreatif.

“Semua program-program yang sudah dicanangkan dan dijalankan oleh Kemenko beserta kementerian-kementerian itu akan terus dilanjutkan, terutama untuk UMKM akan mendorong dan terus meminta, memerintahkan kepada jajaran kementerian dan lembaga agar terus menfasilitasi UMKM kita,” imbuhnya.

(Sumber: Antara)

x|close