Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar di Inabuyer B2B2G Expo 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 10:33
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Elisabeth Ratu Rante Allo dan Pramono Anung Elisabeth Ratu Rante Allo dan Pramono Anung (Pemprov DKI)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi dengan Nilai Transaksi Usaha Mikro Kecil (UMK) Terbesar Tahun Anggaran 2025 dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas akses pasar bagi pelaku UMKM melalui sistem belanja dan pengadaan barang serta jasa pemerintah yang semakin inklusif.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo mewakili Gubernur DKI Jakarta, di Gedung Smesco Indonesia pada Selasa, 5 Mei 2026.

Ratu mengungkapkan, capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara perangkat daerah, pelaku usaha, dan UMKM yang terus berkembang di tengah tantangan ekonomi.

"Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberpihakan terhadap UMKM harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberi ruang lebih luas bagi produk lokal untuk berkembang dan masuk ke rantai pengadaan pemerintah," ucapnya.

Baca Juga: Pramono: RW Kumuh di Jakarta Turun 52,58 Persen

 Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar pada Inabuyer B2B2G Expo 2026 <b>(Pemprov DKI)</b> Pemprov DKI Raih Penghargaan Transaksi UMK Terbesar pada Inabuyer B2B2G Expo 2026 (Pemprov DKI)

Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi Pemprov DKI Jakarta tercatat mencapai Rp13,7 triliun. Angka fantastis tersebut didorong oleh sistem pengadaan yang semakin terbuka terhadap produk UMKM lokal, termasuk melalui kebijakan Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2023 tentang transaksi e-purchasing dengan usaha mikro dan usaha kecil melalui sistem e-order.

Menurut Ratu, penguatan UMKM dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembiayaan usaha, pemasaran, peningkatan kualitas produk, digitalisasi, legalitas usaha, hingga perluasan akses pengadaan pemerintah.

Ia menilai, belanja pemerintah memiliki peran strategis dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Ketika produk UMKM digunakan dalam pengadaan pemerintah, dampaknya tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi keluarga.

"Belanja pemerintah memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ketika produk UMKM digunakan dalam pengadaan pemerintah, dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha keluarga," terangnya.

Ratu juga menegaskan bahwa Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

"UMKM harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membuka peluang agar pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas," tuturnya.

x|close