Ntvnews.id, Jakarta - Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali dikukuhkan sebagai Guru Besar Tetap Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) pada Rabu, 6 Mei 2026.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat di Gedung Makara UI dan menjadi momen penting dalam perjalanan panjang karier akademiknya. Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Wakil Gubernur Rano Karno hingga Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.
Firdaus Ali dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang rekayasa inovasi pengelolaan air, sebuah disiplin yang sangat relevan dengan tantangan perkotaan seperti banjir dan penurunan muka tanah di Jakarta.
Ia mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini, yang disebutnya sebagai puncak dari perjalanan panjang karier akademik dan profesional.
Baca Juga: Pramono Optimistis Sampah Jakarta Tertangani
Menurutnya, dukungan keluarga, khususnya sang istri, menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilannya. Ia juga menyebut bahwa banyak tokoh dan rekan yang hadir merupakan bagian dari perjalanan hidup dan kariernya selama ini.
"Dan tentu saya bersyukur ya dengan istri saya bahwa ya akhirnya di ujung perjalanan karir saya ya saya kemudian ya bisa dikukuhkan," ucapnya.
Dalam perannya sebagai staf khusus Gubernur, Firdaus menegaskan bahwa gagasan dan inovasi yang ia kembangkan selama ini telah menjadi bagian dari perencanaan tata kelola air di Jakarta. Pengalamannya sejak tahun 2005 di Balai Kota DKI, mulai dari era Sutiyoso, Fauzi Bowo, hingga Joko Widodo saat menjabat Gubernur, menjadi bekal kuat dalam merancang solusi berkelanjutan.
"Ya sebetulnya saya sudah lama, saya kan di Balai Kota sejak tahun 2005, ya, zamannya Pak Sutiyoso, lanjut Pak Foke, kemudian lanjut Pak Jokowi, lalu kemudian saya ke pusat," terangnya.
Salah satu fokus utama ke depan adalah pengamanan pesisir Jakarta, termasuk rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wal. Proyek ini menjadi bagian dari strategi besar pemerintah dalam mengatasi ancaman banjir rob dan perubahan iklim di wilayah pesisir utara Jakarta.
Baca Juga: Pramono Teken Ingub Pilah Sampah dari Rumah
Firdaus juga mengungkapkan bahwa Gubernur Pramono Anung memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan ide-ide inovatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta. Ia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi melalui pendekatan ilmiah dan solusi berbasis riset.
"Ya Pak Gubernur yang paling banyak menyemangati saya dengan ya dengan istri, karena Pak Gub kebetulan kan teman kita sama kuliah di ITB, ya dulu perjalanan karir saya di Badan POM juga, ya Pak Gub juga waktu itu di Seskab gitu kan," ungkapnya.
"Ya Pak Gub ya minta tentunya apa yang menjadi pemikiran-pemikiran inovatif untuk bisa menyelesaikan persoalan Jakarta ya saya harus bantu dan itu memang tugas saya di Jakarta, sambungnya.
Di balik kesuksesannya, Firdaus menekankan pentingnya manajemen waktu dan kerja sama dengan keluarga. Ia dan sang istri telah terbiasa berbagi peran sejak masa kuliah hingga menjalani karier profesional, termasuk saat menghadapi masa pandemi.
"Justru kami berdua dari perjalanan kami mahasiswa, tadi lihat di videonya kan, dan ketika istri saya jadi kepala Badan POM, beliau jadi kepala Badan POM terpanjang selama sejarah republik ini, ya, tujuh tahun. Ya saya berbagi, apalagi ketika zaman pandemi kan. Jadi kita sudah terbiasa berbagi tugas tadi. Jadi tidak ada hal yang sifatnya yang kemudian ya akan merubah ini. Dan kami terbiasa bekerja, bekerja cerdas dan kreatif gitu," tutupnya.
Stafsus Pramono Anung, Firdaus Ali (NTVNews.id/Adiansyah)