Ntvnews.id, Jakarta - Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik setelah terungkap adanya puluhan santriwati yang diduga menjadi korban.
Berdasarkan data kuasa hukum korban, delapan orang telah melapor secara resmi, sementara jumlah korban yang belum melapor diperkirakan mencapai 30 hingga 50 orang. Mayoritas korban diketahui berusia antara 12 hingga 16 tahun.
Baca Juga: MUI Kecam Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Pondok Pesantren Pati
Kasus ini disebut telah berlangsung sejak tahun 2022. Pelaku diduga menggunakan modus mengaku memiliki kemampuan khusus untuk mempengaruhi korban.
Selain itu, korban disebut mengalami manipulasi dan intimidasi sehingga merasa takut untuk melaporkan peristiwa yang dialami.
Berikut Infografiknya:
Kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, dengan puluhan santriwati menjadi korban. Seiring proses hukum yang berjalan, pemerintah juga melakukan pembenahan. (Antara)
(Sumber: Antara)
Kasus dugaan kekerasan seksual terjadi di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah, dengan puluhan santriwati menjadi korban. Seiring proses hukum yang berjalan, pemerintah juga melakukan pembenahan. (Antara)