Mensos Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan di Kemensos

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 14:24
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi Menteri Sosial Saifullah Yusuf (tengah) dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono (kanan) dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (7/5/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf membentuk tim khusus untuk mendalami berbagai isu pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementerian Sosial Republik Indonesia setelah muncul polemik di media sosial terkait proses pengadaan tersebut.

"Hari ini kami membuat tim khusus untuk mendalami isu-isu pengadaan, yang kita tahu ya di berbagai pemberitaan dan media sosial," kata Mensos Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Dalam tim tersebut, Saifullah Yusuf menunjuk Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bersama Inspektur Jenderal Kemensos untuk memimpin proses penelusuran dan pendalaman isu.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Siap Luluskan 453 Siswa di Tahun Perdana, Arahkan ke Kuliah dan Dunia Kerja

"Saya menunjuk Pak Wamen dan Pak Irjen untuk melakukan penelusuran, pendalaman, sekaligus mendapatkan gambaran yang utuh tentang isu pengadaan barang dan jasa, khususnya pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat, dan melaporkannya pekan depan," ujar Mensos Saifullah Yusuf.

Menurut dia, pembentukan tim khusus bertujuan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang lebih lengkap dan objektif terkait berbagai informasi yang beredar di media sosial.

"Supaya kita bisa lebih jelas mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isu-isu yang selama ini berkembang di media sosial. Sebab berita itu kadang-kadang benar semua, kadang-kadang separuh benar," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Selain membentuk tim internal, Mensos juga berencana menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat pagi, 8 Mei 2026. Pertemuan tersebut dilakukan untuk meminta masukan sekaligus menjelaskan mekanisme pengadaan barang dan jasa di Kemensos.

Baca Juga: Mensos Siap Diaudit, Tegaskan Transparansi Pengadaan Sekolah Rakyat

"Kami bersama Pak Wamen, Pak Sekjen, akan silaturahmi ke KPK untuk meminta nasihat, minta masukan. Sekaligus juga kita akan memberikan informasi tentang proses-proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial," kata Mensos Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan salah satu materi yang akan dijelaskan kepada KPK adalah proses pengadaan berbagai kebutuhan untuk program Sekolah Rakyat yang saat ini menjadi perhatian publik.

(Sumber: Antara)

x|close