Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya telah memeriksa sebanyak 36 orang saksi dalam upaya mengungkap kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin, 27 April 2026.
"Sampai dengan saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari 36 orang saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Budi Hermanto, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Budi merinci bahwa para saksi tersebut terdiri dari berbagai pihak, yakni 11 saksi dari korban, delapan saksi di sekitar lokasi kejadian, delapan dari pihak operasional perkeretaapian, empat dari instansi terkait, tiga pelapor, serta dua orang dari Taksi Green SM yang mencakup pengemudi dan staf operasional.
Baca Juga: KAI Fokus Pemulihan Operasional dan Pendampingan Korban Usai Insiden Bekasi Timur
Ia menambahkan, penyidik juga akan melanjutkan pemeriksaan terhadap Richard Rudolf Passelima selaku pengemudi taksi Green SM, bersama tim dari Pusat Laboratorium Forensik pada Kamis, 7 Mei2026.
Selain itu, proses penyelidikan masih terus berjalan dengan sejumlah langkah lanjutan, seperti klarifikasi tambahan terhadap saksi lain, pengiriman surat permohonan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian, hingga koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi.
"Berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Bekasi, mengajukan permohonan penyitaan barang bukti, mengajukan permohonan pembuatan gambar sketsa tempat kejadian perkara, menghadirkan saksi ahli dari Pusat Laboratorium Forensik dan menindaklanjuti hasil visum korban dari rumah sakit," katanya.
Baca Juga: KAI: 84 Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Sudah Pulang
Kecelakaan tragis tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa bermula ketika sebuah taksi Green SM mengalami mogok di perlintasan sebidang akibat gangguan sistem kelistrikan. Kendaraan tersebut kemudian tertabrak kereta rel listrik (KRL) yang tengah melintas.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Petugas mengevakuasi gerbong KRL Commuterline usai bertabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr (Antara)