Ntvnews.id , Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyampaikan bahwa mereka tengah bekerja sama dengan sejumlah negara serta operator kapal pesiar untuk menangani kasus infeksi hantavirus yang ditemukan di sebuah kapal di Samudra Atlantik.
Upaya ini dilakukan guna memastikan penanganan cepat sekaligus mencegah penyebaran lebih luas.
Maria Van Kerkhove, pejabat sementara direktur kesiapan dan pencegahan epidemi dan pandemi WHO, menjelaskan perkembangan kasus tersebut kepada wartawan melalui sambungan video pada Senin, 4 Mei 2026.
Ia mengatakan bahwa hingga tanggal tersebut telah teridentifikasi sejumlah kasus.
"Hingga 4 Mei telah dilaporkan enam kasus dugaan, termasuk tiga kematian."
Baca Juga: WHO Tegaskan Hantavirus Tidak Berisiko Menyebar Luas dan Tak Perlu Pembatasan Perjalanan
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa satu pasien saat ini dirawat di unit perawatan intensif di Afrika Selatan.
Sementara dua pasien lainnya masih berada di kapal dan direncanakan akan segera dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis.
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 150 orang di dalam kapal tersebut, baik penumpang maupun awak.
Kapal pesiar tersebut diketahui berada di perairan lepas pantai Tanjung Verde.
WHO bersama otoritas setempat di Tanjung Verde dan Belanda, serta operator kapal, sedang mengoordinasikan proses evakuasi dua pasien ke Belanda, kata Van Kerkhove.
Sejauh ini tidak ditemukan tambahan kasus bergejala, meskipun kondisi terus dipantau secara ketat.
Tim medis dari Tanjung Verde turut membantu penanganan di atas kapal, sementara para penumpang diminta tetap berada di kabin masing-masing selama proses disinfeksi dan langkah pengendalian lainnya berlangsung, katanya.
WHO juga mendukung pelaksanaan investigasi epidemiologi untuk mengidentifikasi sumber paparan virus, sekaligus melakukan pelacakan kontak dan pengujian laboratorium.
Selain itu, lembaga tersebut telah menyalurkan dana dari Dana Kontingensi untuk Keadaan Darurat guna mendukung respons penanganan.
Baca Juga: WHO Ungkap 7 Temuan Penting Terkait Kasus Virus Nipah di India
Meskipun terdapat korban jiwa, risiko terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan dinilai masih rendah berdasarkan informasi yang ada saat ini serta pengalaman dari wabah sebelumnya, kata Van Kerkhove.
Hantavirus sendiri merupakan kelompok virus yang berasal dari hewan pengerat dan dapat menimbulkan penyakit serius pada manusia.
Penularan umumnya terjadi melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi atau melalui urine, kotoran, serta air liurnya, sedangkan penularan antarmanusia tergolong jarang terjadi.
(Sumber: Antara)
ilustrasi - Virus Covid. ANTARA/Shutterstock/aa. (Antara)