WHO Tegaskan Hantavirus Tidak Berisiko Menyebar Luas dan Tak Perlu Pembatasan Perjalanan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 5 Mei 2026, 07:15
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan kantor pusat WHO di latar belakang di Jenewa, Swiss, Minggu (21/5/2023). ANTARA/Xinhua/Lian Yi/aa. Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dengan kantor pusat WHO di latar belakang di Jenewa, Swiss, Minggu (21/5/2023). ANTARA/Xinhua/Lian Yi/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memastikan bahwa Hantavirus tidak menimbulkan risiko penularan luas di masyarakat, sehingga tidak diperlukan langkah pembatasan perjalanan.

Kepala Kantor WHO Eropa, Hans Kluge, menjelaskan bahwa infeksi Hantavirus umumnya terjadi akibat paparan lingkungan tertentu, terutama melalui kontak dengan urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi.

Baca Juga: Dirjen WHO Nilai Cabutnya AS Bukan Keputusan Tepat

“Infeksi Hantavirus umumnya terkait paparan lingkungan, seperti kontak dengan urine atau feses hewan pengerat yang terinfeksi. Meski dalam beberapa kasus bisa parah, virus ini tidak mudah menular antarmanusia," ujarnya pada Senin melalui platform X.

Ia juga menekankan bahwa tingkat risiko bagi masyarakat secara umum masih tergolong rendah dan tidak perlu menimbulkan kepanikan.

"Risiko bagi masyarakat luas tetap rendah. Tidak ada alasan untuk panik atau melakukan pembatasan perjalanan."

Baca Juga: Serangan ke Rumah Sakit di Sudan Tewaskan 64 Orang, WHO: Fasilitas Kesehatan Tak Boleh Jadi Target

Sebelumnya, sejumlah laporan media menyebutkan adanya dugaan wabah Hantavirus yang menyebabkan tiga kematian di atas kapal MV Hondius, yang tengah berlayar dari Argentina menuju Tanjung Verde.

WHO pun mengimbau masyarakat tetap waspada, namun tidak bereaksi berlebihan terhadap laporan tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close