Ntvnews.id, Jakarta - Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria menyatakan masih banyak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dinilai memiliki prospek untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menurut Dony, sejumlah perusahaan maupun holding BUMN seperti PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), hingga PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memiliki kapitalisasi pasar yang dinilai potensial untuk melantai di bursa.
"Banyak perusahaan-perusahaan kita (BUMN) yang bagus, masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak, ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan,” ujar Dony kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menjelaskan rencana IPO perusahaan-perusahaan BUMN tersebut telah dimasukkan ke dalam peta jalan transformasi BUMN untuk lima tahun mendatang.
Baca Juga: Dony Oskaria Sebut 240 BUMN Sudah Dipangkas hingga Juli 2026
Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan. (Pegadaian)
“Jadi mana akan kita strategic partnership, mana akan kita IPO, mana kita tetap tertutup, nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara ya. Kemudian yang terakhir nanti baru kita menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi,” ujar Dony.
Dony mengatakan roadmap transformasi BUMN akan diawali dengan penyusunan visi dan misi, dilanjutkan konsolidasi serta restrukturisasi BUMN pada tahun pertama.
Pada tahun kedua, fokus diarahkan pada pengembangan sumber daya manusia dan budaya perusahaan. Selanjutnya, inovasi teknologi serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) menjadi prioritas pada tahun ketiga.
Tahap berikutnya adalah penciptaan nilai atau value creation pada tahun keempat, sementara tahun kelima diarahkan untuk meningkatkan pertumbuhan laba.
Baca Juga: Dony Oskaria Dorong Restrukturisasi BUMN Karya Untuk Perkuat Infrastruktur Nasional
Dirut Pelindo Achmad Muchtasyar (ist.)
Menurut Dony, pelaksanaan IPO perusahaan-perusahaan BUMN akan menjadi salah satu strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperkuat pasar modal Indonesia.
Ia menilai semakin banyak perusahaan BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia akan memperluas pilihan investasi dan memperdalam pasar modal domestik.
Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Mohammad Rizal Pahlevi. (InJourney Airports)
“Untuk pertumbuhan ekonomi nanti kan IPO akan banyak. Supaya, di dalam capital market kita juga semakin banyak perusahaan dan banyak perusahaan-perusahaan kita yang bagus yang akan segera IPO,” ujar Dony.
(Sumber: Antara)
COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria (kiri) menyapa wartawan saat tiba di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026. COO Danantara yang juga Kepala BP BUMN Dony Oskaria bertemu dengan Menteri Keuangan Purbaya membahas sejumlah agenda strategis terkait penataan BUMN serta proses penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCIC) atau Whoosh. (Antara)