Ntvnews.id, Jakarta - Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bertemu jajaran Direksi Bank Mandiri, BRI, BNI, PT PP (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada Rabu 1 Juli 2026.
Pertemuan tersebut membahas perkembangan restrukturisasi PT PP (Persero) Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, termasuk skema dukungan pembiayaan dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk mendukung proses transformasi kedua perusahaan.
Pembahasan difokuskan pada penyusunan skema pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan. Dukungan pembiayaan diarahkan pada proyek-proyek yang produktif, layak secara bisnis, serta memiliki arus kas yang terukur sehingga mampu memperkuat kinerja perusahaan sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.
Selain aspek pembiayaan, restrukturisasi juga diarahkan untuk memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan disiplin dalam pengelolaan risiko, serta membangun model bisnis yang lebih sehat.
Baca juga: Danantara Merger Tujuh BUMN Logistik
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, dengan sejumlah jajaran direksi BUMN di Wisma Danantara Indonesia pada Jumat 19 Juni 2026 membahas perkembangan kinerja BUMN.
Baca juga: Dony Oskaria Datangi KPK, Pastikan Direksi BUMN Patuhi LHKPN
Proses ini menjadi momentum untuk memastikan setiap langkah transformasi dilakukan secara terukur dengan menjadikan pengalaman sebelumnya sebagai pembelajaran untuk memperkuat fondasi perusahaan ke depan.
“Kita belajar dari pengalaman. Restrukturisasi ini harus menjadi titik balik untuk membangun BUMN Karya yang lebih kuat, lebih sehat, dan memiliki tata kelola yang lebih baik sehingga mampu tumbuh secara berkelanjutan dan mendukung pembangunan nasional,” ujar Dony.
Melalui langkah tersebut, BUMN Karya diharapkan semakin tangguh dalam menjalankan proyek-proyek strategis nasional, memberikan nilai tambah bagi negara, serta terus mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang berdampak bagi masyarakat.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria, bertemu jajaran Direksi Bank Mandiri, BRI, BNI, PT PP (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk pada Rabu 1 Juli 2026.