Ntvnews.id, Surabaya - PT Danantara Asset Management (DAM) mendorong PT PAL Indonesia untuk mempercepat penguatan tata kelola perusahaan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi serta mempercepat pelaksanaan berbagai program strategis guna memperkokoh industri maritim nasional.
Komisaris Utama PT DAM Rabin Indrajad Hattari mengatakan, meningkatnya berbagai penugasan strategis dari pemerintah harus diimbangi dengan kondisi perusahaan yang sehat, penerapan tata kelola yang baik, serta penggunaan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan.
"Seiring meningkatnya penugasan strategis dari pemerintah, perusahaan harus didukung oleh korporasi yang sehat, tata kelola yang baik, serta pemanfaatan teknologi yang mampu meningkatkan daya saing secara berkelanjutan," kata Rabin dalam keterangannya di Surabaya, Sabtu.
Rabin menilai PT PAL Indonesia merupakan aset strategis nasional yang memegang peran penting dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang kuat.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap sistem manajemen proyek yang diterapkan PT PAL karena dinilai mampu menjaga kedisiplinan dalam pelaksanaan berbagai proyek strategis.
Karena itu, PT DAM akan terus mendorong dukungan pemerintah terhadap program-program strategis yang dijalankan PT PAL agar proses transformasi perusahaan dapat berlangsung lebih cepat dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi penguatan industri galangan kapal nasional.
"Keberhasilan transformasi harus terus dipercepat melalui penguatan tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan adopsi teknologi sebagai fondasi pertumbuhan jangka panjang,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menjelaskan bahwa transformasi perusahaan tidak hanya berfokus pada peningkatan produktivitas, tetapi juga diarahkan untuk membangun ekosistem industri maritim yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Baca Juga: AHY Tinjau PT PAL, Dorong Indonesia Jadi Negara Maritim Mandiri
Menurut Kaharuddin, industri galangan kapal memiliki efek berganda (multiplier effect) yang lebih besar dibandingkan berbagai sektor industri lainnya.
Ia mengatakan, selain menggerakkan rantai pasok nasional, sektor tersebut juga mampu membuka lapangan kerja dalam jumlah besar, baik secara langsung di lingkungan galangan kapal maupun secara tidak langsung melalui industri pendukung.
Kaharuddin menambahkan, setiap pembangunan kapal di PT PAL tidak hanya meningkatkan rantai pasok nasional melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), tetapi juga menciptakan kesempatan kerja yang luas di berbagai sektor penunjang.
"Dengan demikian manfaat ekonomi yang dihasilkan menyebar lebih luas dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan industri nasional," kata Kaharuddin.
(Sumber: Antara)
PT Danantara Asset Management (DAM) mengunjungi PT PAL Indonesia di Surabaya, Jawa Timur (Antara)