Danantara Pacu Proses PSEL Tahap Kedua, Groundbreaking Ditargetkan Akhir Kuartal III 2026

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Jul 2026, 19:00
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Chief Executive Officer (CEO) PT Danantara Investment Management (DIM) Pandu Sjahrir diwawancarai seusai acara bertajuk Chief Executive Officer (CEO) PT Danantara Investment Management (DIM) Pandu Sjahrir diwawancarai seusai acara bertajuk (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - PT Danantara Investment Management (DIM) menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) tahap kedua dapat dilaksanakan pada akhir kuartal III 2026.

Chief Executive Officer (CEO) DIM Pandu Sjahrir mengatakan persiapan menuju tahap tersebut diharapkan rampung pada akhir kuartal III atau awal kuartal IV tahun ini.

"Kita harap nanti akan ada lagi groundbreaking, ya insya Allah, end of Q3 (kuartal III) ini semua juga sudah selesai, kurang lebih atau awal Q4 (kuartal IV)," ujar Pandu dalam acara "Waste to Energy Talks: Reducing Waste, Powering The Future" di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Dalam pengembangan PSEL tahap kedua, DIM bersama PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera) telah menetapkan delapan mitra terpilih.

Baca juga: Danantara Investment Management Resmi Menjadi Anggota Asosiasi IFSWF

Menurut Pandu, setelah proses seleksi selesai, para mitra tersebut akan memasuki tahapan power purchase agreement (PPA) serta financial close bersama Danantara. Seluruh proses tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada kuartal III atau kuartal IV tahun ini.

"Untuk tahap kedua, ini adalah seleksi mitra utama yang akan menjalankan dari sisi nanti PPA, yang paling penting nanti power purchase agreement dan financial close. Kita harap Q3 atau Q4 ini sudah selesai dan secara paralel kita juga melakukan tahap kedua ini," ujar Pandu.

Ia menambahkan, alur pelaksanaan proyek PSEL tahap kedua pada dasarnya akan mengikuti mekanisme yang telah diterapkan pada tahap pertama.

"Dari sisi tim, kita sekarang sedang masuk finalisasi dari mereka untuk melakukan financial close. Ya, ini tentu dari sisi proses akan sama mirip dengan tahap pertama," ujar Pandu.

Baca jugaDanantara Dorong Hilirisasi Mineral untuk Tingkatkan Daya Saing Industri Nasional

Seleksi tahap kedua mencakup delapan lokasi pengembangan yang tersebar di 20 kabupaten/kota. Penetapan mitra pada setiap lokasi masih bersifat bersyarat (conditional) dan tetap bergantung pada pemenuhan seluruh ketentuan pengadaan yang berlaku.

CEO Denera Fadli Rahman menjelaskan, dari 85 daftar penyedia terseleksi (DPT), terdapat 68 aplikasi yang masuk untuk delapan lokasi proyek. Berdasarkan hasil evaluasi, setiap lokasi telah memiliki satu mitra terpilih serta satu mitra cadangan.

Mitra yang terpilih nantinya akan memperoleh conditional letter of award (CLoA) sebagai penetapan bersyarat untuk menjadi mitra usaha pengembang sekaligus pengelola PSEL.

Baca juga: Danantara dan Denera Tetapkan Delapan Mitra Terpilih Proyek PSEL Tahap Kedua

Status tersebut baru akan berubah menjadi mitra usaha pengembang dan pengelola PSEL secara resmi apabila seluruh persyaratan dalam CLoA telah dipenuhi. Sementara itu, mitra cadangan disiapkan sebagai alternatif apabila mitra utama tidak mampu memenuhi ketentuan yang ditetapkan.

Fadli menegaskan, setelah CLoA diterbitkan, setiap mitra terpilih diwajibkan memenuhi berbagai persyaratan menuju penerbitan final letter of award. Tahapan tersebut meliputi penyusunan feasibility study yang disepakati kedua belah pihak, finalisasi struktur proyek, pembentukan joint venture company, penyelesaian dokumen komersial, hingga memperoleh persetujuan pembiayaan.

(Sumber: Antara)

x|close