AHY Tinjau PT PAL Indonesia, Dorong Penguatan Kolaborasi Sektor Industri dan Pembangunan Infrastruktur

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 22 Mei 2026, 10:09
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
AHY Tinjau PT PAL Indonesia AHY Tinjau PT PAL Indonesia (Kemenkoinfra)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mengapresiasi transformasi besar yang dilakukan PT PAL Indonesia dalam memperkuat industri maritim nasional.

Hal tersebut disampaikan AHY saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas PT PAL Indonesia di Surabaya, Kamis, 21 Mei 2026. Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau perkembangan industri galangan kapal nasional sekaligus memperkuat kolaborasi antara sektor industri dan pembangunan infrastruktur maritim Indonesia.

Menurutnya, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia membutuhkan industri maritim yang tangguh untuk menjaga kedaulatan wilayah laut sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita tahu, untuk menjaga sumber daya alam yang begitu melimpah di Indonesia, termasuk yang ada di lautan kita, diperlukan kekuatan militer yang kredibel, memiliki deterrence effect, daya getar yang dihormati dan disegani oleh siapa pun yang mencoba mengganggu kedaulatan dan keutuhan negara kita," ujar AHY.

Ia menilai PT PAL Indonesia kini menunjukkan perkembangan signifikan, tidak hanya dalam desain dan produksi kapal, tetapi juga kemampuan maintenance, repair, and overhaul (MRO) untuk kapal permukaan maupun kapal selam. Kemampuan tersebut dinilai penting dalam mendukung kebutuhan sipil sekaligus pertahanan nasional.

AHY juga menyoroti peningkatan efisiensi produksi di PT PAL Indonesia. Salah satu capaian yang diapresiasi adalah percepatan pembangunan Landing Platform Dock (LPD).

Jika sebelumnya pembangunan satu unit LPD membutuhkan waktu sekitar dua tahun, kini proses produksinya mampu diselesaikan hanya dalam enam bulan.

Baca Juga: AHY: Asia Harus Bangun Ketahanan di Tengah Geopolitik yang Kian Rapuh

AHY Tinjau PT PAL Indonesia <b>(Kemenkoinfra)</b> AHY Tinjau PT PAL Indonesia (Kemenkoinfra)

Peningkatan kapasitas produksi ini dinilai menjadi bukti kemajuan teknologi dan manajemen industri galangan kapal nasional.

Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, PT PAL Indonesia juga disebut semakin dipercaya negara-negara sahabat untuk memproduksi kapal perang maupun kapal niaga. Hal tersebut memperlihatkan daya saing industri maritim Indonesia semakin kuat di tingkat global.

AHY menilai transformasi PT PAL tidak hanya berdampak pada sektor pertahanan dan maritim, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan industri pendukung.

Dalam kesempatan itu, AHY menegaskan pemerintah terus mendorong kemandirian industri strategis nasional melalui peningkatan produksi dalam negeri, transfer teknologi, dan kerja sama internasional.

“Di mana kita mampu memproduksi sendiri dengan teknologi yang kita miliki, maka itu harus kita lakukan dan kita dahulukan produksi dalam negeri,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi pengembangan Kapal Selam Otonomos (KSOT) sebagai inovasi karya anak bangsa yang menunjukkan kemajuan teknologi maritim Indonesia.

Selain membahas sektor maritim, AHY turut menyinggung perkembangan proyek Giant Sea Wall yang dirancang untuk melindungi kawasan Pantai Utara Jawa dari ancaman penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut.

Menurutnya, pemerintah saat ini masih menyempurnakan roadmap dan koordinasi lintas wilayah agar proyek strategis tersebut dapat direalisasikan secara optimal.

AHY menyebut proyek Giant Sea Wall terus dikawal pemerintah sepanjang 2026 dan diharapkan memasuki tahap pelaksanaan yang lebih matang pada 2027.

"Saya sudah menyampaikan dan melaporkan kepada Pak Presiden kita masih mengawal proyek ini di tahun 2026, dan mudah-mudahan pada 2027 pelaksanaannya semakin matang," pungkas AHY.

x|close