Program Rekening Gratis Presiden, BSI Siapkan Tabungan Bebas Biaya Administrasi

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Sep 2026, 15:09
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa, 11 Agustus 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta -PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) menyatakan kesiapannya mendukung program pembuatan rekening massal nasional dengan menyiagakan dua produk tabungan bebas biaya administrasi bulanan, yakni BSI Tabunganku dan BSI Tabungan SimPel iB.

Langkah ini menjadi bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto agar setiap warga negara Indonesia memiliki rekening bank guna mempercepat inklusi dan literasi keuangan nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menggodok mekanisme pembukaan rekening massal tersebut, salah satunya bermitra dengan BSI.
 
Pemerintah mengalokasikan anggaran APBN sekitar Rp11 triliun untuk menjangkau lebih dari 200 juta warga, dengan modal awal Rp50.000 per rekening.

"Dari APBN. Totalnya kalau 200 juta penduduk, berarti kira-kira 600 juta (dolar AS) atau sekitar Rp11 T (triliun) lah," kata Airlangga saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 9 September 2026. 
 
 
Anggoro Eko Cahyo resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) <b>(Dok. BSI)</b> Anggoro Eko Cahyo resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) (Dok. BSI)
Merenspons kebijakan tersebut, Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menjelaskan bahwa produk tabungan yang disiapkan menggunakan akad wadiah (titipan) sehingga terbebas dari potongan administrasi bulanan.
 
Segmentasinya dibagi dua: BSI TabunganKu untuk warga berusia 17 tahun ke atas dengan setoran awal minimal Rp20.000, serta BSI Tabungan SimPel iB bagi nasabah di bawah 17 tahun dengan setoran awal mulai Rp1.000. Kedua rekening ini juga sudah terintegrasi dengan aplikasi mobile banking BYOND by BSI.

Skema bebas biaya ini memastikan saldo dana bantuan atau tabungan masyarakat tidak berkurang. "Dengan kemudahan ini, kami berharap dana bantuan yang disalurkan pemerintah dapat diterima dan dimanfaatkan masyarakat secara optimal," kata Anggoro dalam keterangannya di Jakarta, Kamis, 10 September 2026. 

Selain menjaga kestabilan saldo nasabah, penggunaan akad wadiah ini turut memperluas penetrasi keuangan berbasis syariah. BSI juga membuka ruang bagi masyarakat untuk mengelola keuangan jangka panjang, mulai dari perencanaan ibadah haji hingga investasi melalui Tabungan Emas.
 
Kehadiran produk ini mempertegas komitmen BSI dalam menyediakan layanan perbankan syariah yang inklusif, terjangkau, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
 
 
(Sumber: Antara)
 
x|close