Ntvnews.id, Jakarta -Selain merilis jajaran ponsel pintar terbarunya, Apple secara resmi memperkenalkan Apple Watch Ultra 4 sebagai jam tangan pintar kelas atas yang dirancang khusus untuk memantau beragam aktivitas fisik, olahraga, dan petualangan ekstrem.
Perangkat ini ditenagai chip S11 terbaru yang bertenaga guna mendukung pemrosesan data kesehatan serta fitur kecerdasan bawaan (on-device AI). Apple juga menyematkan sistem pengukuran kesehatan mutakhir, termasuk pemantau detak jantung yang diklaim paling presisi.
"Sistem Pengukuran Kesehatan baru dan chip S11 membawa Apple Watch Ultra 4, Apple Watch kami yang paling tangguh dan andal, ke level berikutnya, dengan kekuatan baterai yang lebih lama, pengisian daya yang lebih cepat, dan pengukuran detak jantung paling akurat yang pernah ada di perangkat wearable,” kata Wakil Direktur Pemasaran Global, Pemasaran Produk Apple Watch Kaiann Drance dalam keterangan yang dimuat di situs resmi, Kamis (10/9).
Dari segi tampilan, Apple Watch Ultra 4 hadir dalam pilihan warna titanium alami dan titanium hitam. Casing perangkat ini dibuat melalui proses cetak 3D menggunakan 100 persen titanium hasil daur ulang, sejalan dengan komitmen lingkungan Apple 2030.
Urusan daya tahan menjadi salah satu daya tarik utama. Dalam satu kali pengisian, Apple Watch Ultra 4 diklaim mampu bertahan lebih dari dua hari atau sekitar 50 jam untuk penggunaan sehari-hari. Daya tahannya melonjak hingga 84 jam pada Mode Daya Rendah, serta sanggup bertahan 45 jam ketika mode Olahraga Durasi Panjang yang mengaktifkan fungsi GPS dan pelacakan aktivitas diaktifkan. Pengisian dayanya pun tergolong singkat, di mana pengisian selama 15 menit dapat menyokong penggunaan hingga 18 jam.
Sektor pemantauan kesehatan ditunjang oleh sensor jantung optik dengan LED hijau yang lebih besar dan hemat energi. Sensor ini mampu mengukur detak jantung secara kontinu setiap lima detik, serta mencatat pemantauan Variabilitas Detak Jantung (VDJ) hingga 24 kali lebih sering untuk mengukur tingkat stres fisiologis pengguna.
Fitur baru bernama Readiness turut dihadirkan untuk menganalisis beban latihan, tanda-tanda vital, dan kualitas tidur. Sistem akan mengalkulasi data tersebut menjadi skor harian berkisar 0–10, lalu memberikan rekomendasi kebugaran seperti Pulihkan Diri, Pelan-Pelan, Siap, atau Lanjutkan.
Untuk pemantauan navigasi dan olahraga, Apple menyematkan algoritma machine learning baru yang menjadikan fungsi pedometer serta pelacakan jarak sebagai yang paling akurat di industri smartwatch.
Inovasi lain yang dihadirkan adalah fitur Pengenalan Bunyi. Perangkat ini mampu mendeteksi suara sirene, bel pintu, hingga tangisan bayi guna membantu pengguna tunarungu atau yang memiliki kendala pendengaran. Selain itu, terdapat integrasi langsung dengan aplikasi Shazam untuk mengenali judul lagu langsung dari pergelangan tangan.
Perangkat ini beroperasi dengan sistem operasi WatchOS 27 yang membawa beragam pembaruan, mulai dari fitur gerakan ketuk satu tangan (menggunakan jari telunjuk dan ibu jari), grid aplikasi dinamis, hingga integrasi pemantauan kesehatan reproduksi tingkat lanjut.
Di pasar Amerika Serikat, Apple Watch Ultra 4 dibanderol dengan harga resmi 799 dolar AS atau sekitar Rp12,3 juta. Perangkat ini beserta pilihan tali jam terbarunya dijadwalkan segera masuk ke pasar Indonesia.
(Sumber: Antara)
Apple Watch Ultra 4