Ntvnews.id, Jakarta - Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan pengemudi ojek daring (ojol) yang nantinya ditetapkan sebagai pelaku usaha mikro akan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menurut Maman, kemudahan akses pembiayaan tersebut didukung oleh fakta bahwa para pengemudi telah menjadi bagian dari ekosistem digital perusahaan aplikasi.
Data aktivitas dan pendapatan mereka nantinya dapat diintegrasikan dengan aplikasi Sapa UMKM milik Kementerian UMKM sebagai salah satu pendukung proses pengajuan pembiayaan.
"Kalau kita dorong akses pembiayaan ini ke teman-teman ojol, ini menjadi lebih mudah karena ekosistemnya mereka sudah terbentuk. Mereka masuk dalam ekosistem digital, baik itu sistem yang ada di Grab, Goto, dan Maxim," kata Maman usai melakukan audiensi dengan komunitas ojek daring di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026.
Baca Juga: Menteri UMKM Sebut Mayoritas Pengemudi Ojol Pilih Status Pengusaha Mikro
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman melakukan audiensi dengan komunitas ojek daring di Jakarta, Rabu, 8 Juli 2026. (Antara)
Ia menjelaskan, akses terhadap program KUR menjadi salah satu manfaat yang akan diperoleh apabila pengemudi ojol resmi berstatus sebagai pelaku usaha mikro.
Melalui skema tersebut, pemerintah berharap para pengemudi dapat memperoleh tambahan modal untuk mengembangkan usaha yang mereka jalankan.
Status pengemudi ojol sebagai pelaku usaha mikro sendiri akan diatur melalui Peraturan Presiden (Perpres) yang saat ini masih dalam tahap penyusunan oleh pemerintah.
Baca Juga: Pengemudi Ojol Akan Diperlakukan Sebagai UMKM, Berpeluang Akses KUR
Meski demikian, Maman menegaskan penyaluran KUR tetap mengikuti persyaratan yang berlaku. Pengemudi yang memiliki riwayat kredit bermasalah, termasuk tercatat dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) milik Otoritas Jasa Keuangan dengan status kredit macet, tidak dapat memperoleh fasilitas pembiayaan tersebut.
(Sumber: Antara)
Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menemui ratusan pengemudi ojek online (ojol) yang mewakili 19 komunitas mitra Gojek, Grab, dan Maxim untuk menyerap aspirasi pengemudi ojol roda dua menjadi pengusaha mikro transportas