Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Fakhrul Fulvian menyampaikan bahwa kualitas belanja negara dinilai menjadi kunci penting dalam memperkuat efektivitas APBN, seiring upaya pemerintah mendorong reformasi fiskal yang lebih tepat sasaran.
Fakhrul mengatakan pemerintah memiliki ruang besar untuk meningkatkan efektivitas belanja negara.
"Dalam banyak kasus, realisasi belanja pemerintah baru terjadi pada kuartal kedua atau bahkan ketiga,” ucap Fakhrul dalam diskusi publik 'Pantau APBN' di Jakarta, Kamis 18 Juni 2026.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa belanja negara ke depan perlu lebih berorientasi pada kualitas.
Baca juga: Bakom Ungkap Efisiensi Program MBG Berpotensi Hemat APBN Rp12 Triliun per Tahun
"Banyak belanja negara akhirnya hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, bukan pada kualitas belanja,” ungkapnya.
Menurutnya pendekatan belanja yang lebih tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat manfaat akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.
Meski demikian, Fakhrul melihat pemerintah telah mulai mengarah pada perbaikan dalam pengelolaan fiskal. Sehingga dorongan untuk mempercepat penyerapan anggaran sejak awal tahun menjadi langkah positif.
Dia menilai upaya tersebut dapat memperkuat fungsi APBN sebagai instrumen distribusi kesejahteraan dan penggerak ekonomi.
Fakhrul menegaskan bahwa percepatan dan peningkatan kualitas belanja tetap harus diiringi dengan pengawasan yang kuat.
“Namun, langkah ini tetap memerlukan pengawasan ketat agar akuntabel dan transparan,” tegasnya.
Baca juga: Komisi X DPR Setujui Usulan Tambahan Anggaran BPS Rp4,28 Triliun untuk RAPBN 2027
Menurutnya, konsistensi dalam implementasi kebijakan akan menjadi faktor penentu keberhasilan reformasi fiskal.
Di sisi lain, ia menilai Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang solid untuk mendukung efektivitas kebijakan fiskal.
Dengan potensi sumber daya alam dan sektor produktif yang besar, kebijakan fiskal yang tepat dinilai mampu mendorong pertumbuhan yang lebih inklusif.
Fakhrul pun optimistis, dengan perbaikan berkelanjutan, peran APBN akan semakin optimal dalam menopang ekonomi nasional.
Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Fakhrul Fulvian menyampaikan bahwa kualitas belanja negara dinilai menjadi kunci penting dalam memperkuat efektivitas APBN