Cadangan Devisa RI Turun ke 146,2 Miliar Dolar AS pada April 2026, Bayar Utang dan Stabilkan Rupiah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Mei 2026, 14:27
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Bank Indonesia Bank Indonesia

Ntvnews.id, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2026 sebesar 146,2 miliar dolar AS.

Adapun angka tersebut menurun dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2026 sebesar 148,2 miliar dolar AS. 

Direktur Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso  mengatakan perkembangan ini dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa, serta penerbitan global bond pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah. 

"Kebijakan stabilisasi tersebut sebagai respons Bank Indonesia terhadap ketidakpastian pasar keuangan global yang meningkat," ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat 8 Mei 2026.

Baca juga: Dorong Transisi Hijau, Maybank Indonesia Perkuat Strategi Keberlanjutan dan Tekan Emisi Karbon

Baca juga: Bank Indonesia Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Tengah Gejolak Global

Posisi cadangan devisa pada akhir April 2026 setara dengan pembiayaan 5,8 bulan impor atau 5,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor. 

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. 

"Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan Pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tandasnya.

x|close